Wapres Gibran Tinjau Pemulihan Bencana NTT

1 hari yang lalu 6
Wapres Gibran Tinjau Pemulihan Bencana NTT Wapres Gibran Tinjau Penanganan Pascabencana di NTT, Libatkan Mahasiswa untuk Trauma Healing.(Dok. Istimewa)

WAKIL Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming bertolak menuju Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis (20/8) untuk meninjau langsung progres penanganan dan pemulihan pascabencana. Kunjungan kerja ini difokuskan pada pemastian pengedaran support serta pemulihan psikologis masyarakat di wilayah terdampak.

Dalam agenda tersebut, Wapres dijadwalkan mengunjungi sejumlah titik strategis di tiga kabupaten, ialah Kabupaten Sikka, Manggarai, dan Manggarai Timur. Selain meninjau akomodasi pelayanan dasar, Gibran menekankan pentingnya aspek non-fisik dalam pemulihan bencana, salah satunya melalui support kesehatan mental.

Hal menarik dalam kunjungan kali ini adalah keterlibatan aktif generasi muda. Gibran menggandeng mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) untuk memberikan jasa trauma healing bagi para korban bencana. Langkah ini diambil untuk memastikan masyarakat, terutama anak-anak dan golongan rentan, mendapatkan pendampingan psikologis nan memadai.

“Semangat dan kepedulian anak muda perlu difasilitasi agar dapat diwujudkan dalam tindakan nyata nan membantu masyarakat terdampak,” ujar Gibran dalam keterangan resmi nan diterima Media Indonesia, Kamis (20/8).

Ia menambahkan bahwa skill spesifik mahasiswa di bagian ilmu jiwa merupakan bentuk nyata semangat gotong royong nan sangat dibutuhkan dalam masa transisi dari tanggap darurat menuju pemulihan permanen.

Rencana Kunjungan Kerja Wapres di NTT:

Lokasi Peninjauan Fokus Utama
Kabupaten Sikka Fasilitas pelayanan dasar & logistik
Kabupaten Manggarai Penanganan masa tanggap darurat
Kabupaten Manggarai Timur Proses pemulihan & trauma healing

Penyesuaian Kebijakan Berbasis Lapangan

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan pemulihan pascabencana tidak bakal hanya bersandar pada laporan administratif. Peninjauan langsung oleh Wapres bermaksud untuk memandang situasi nyata di lapangan agar intervensi kebijakan dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik penduduk di tiap lokasi.

Prioritas utama pemerintah saat ini adalah memastikan keselamatan penduduk dan pemenuhan kebutuhan dasar tetap terjaga. Selain itu, pemerintah membuka ruang kerjasama seluas-luasnya bagi beragam komponen bangsa, termasuk akademisi dan masyarakat sipil, guna mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Nusa Tenggara Timur. (Dev/I-1)

Selengkapnya