William Zepeda.(instagram/@William Zepeda)
PETINJU William Zepeda mengatasi Lamont Roach Jr dengan kemenangan nomor untuk merebut sabuk juara bumi kelas ringan (61,2 kg) World Boxing Council (WBC) di Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (2/8). Zepeda menaklukkan Roach dengan kemenangan nomor melalui keputusan bulat pada juri nan memberikannya skor 118-110, 117-111, 117-111.
Pertarungan kedua petinju berjalan sengit dan kompetitif. Zepeda tampil dengan style khasnya, terus menekan musuh melalui volume pukulan nan tinggi dan agresivitas sejak ronde-ronde awal. Petinju asal Meksiko tersebut langsung mengambil inisiatif serangan dengan kombinasi pukulan nan beruntun untuk mengganggu ritme pertarungan Roach.
Zepeda berupaya memaksa Roach berkompetisi dalam jarak dekat dan mempertahankan tempo tinggi sepanjang laga. Tekanan nan diberikan membikin Roach kudu bekerja keras menjaga jarak sembari mencari celah untuk melancarkan serangan balasan.
Sementara itu, Roach mengandalkan teknik bertahan, pergerakan kaki, serta pukulan jawaban (counter punch) nan akurat. Beberapa kali petinju Amerika Serikat itu bisa menghentikan laju Zepeda dengan kombinasi pukulan bersih, meski kudu menghadapi tekanan nan terus-menerus. Roach juga mencoba memanfaatkan kecepatan dan ketepatan pukulannya untuk mencuri nomor di setiap ronde.
Memasuki ronde-ronde akhir, kedua petinju tetap aktif berganti pukulan. Zepeda dinilai lebih unggul dalam jumlah pukulan nan dilepaskan dan tekanan nan konsisten, sedangkan Roach memperoleh momen lewat pukulan-pukulan nan lebih presisi. Meski mendapat perlawanan ketat, Zepeda bisa menjaga kendali pertarungan hingga ronde terakhir.
Setelah 12 ronde, ketiga juri memberikan kemenangan absolut kepada William Zepeda sehingga dia merebut sabuk juara bumi kelas ringan WBC nan sedang lowong. Kemenangan tersebut menjadi pencapaian krusial bagi Zepeda dalam pekerjaan profesionalnya sekaligus menegaskan posisinya sebagai salah satu petinju elite di bagian kelas ringan.
Selain merebut sabuk juara dunia, Zepeda juga memperkuat rekornya menjadi 34 kemenangan dengan 27 knockout (KO) dan satu kekalahan. Hasil tersebut memperpanjang catatan positif petinju berumur 29 tahun itu setelah sebelumnya dikenal sebagai salah satu petinju dengan tekanan serangan paling tinggi di kelas ringan.
Sementara, Roach nan kandas merebut gelar juara kudu menambah noda rekornya menjadi 25 kemenangan (10 KO), dua kekalahan, dan tiga hasil imbang. (Ant/P-3)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·