Xabi Alonso Puji Adaptasi Cepat Marco Palestra

1 jam yang lalu 3
Xabi Alonso Puji Adaptasi Cepat Marco Palestra Manajer Chelsea Xabi Alonso (pertama kiri) memberikan keterangan dalam konvensi pers seusai laga pramusim melawan AC Milan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (8/8/2026).(ANTARA/Aloysius Lewokeda)

MANAJER Chelsea, Xabi Alonso, memberikan apresiasi tinggi terhadap proses penyesuaian sigap rekrutan anyarnya, Marco Palestra. Pemain muda tersebut dinilai sukses menunjukkan elastisitas strategi serta tampil serbaguna saat laga pramusim melawan AC Milan.

Pujian tersebut disampaikan Alonso dalam sesi konvensi pers usai laga berjudul Indonesia Super Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (8/8). Dalam laga itu, The Blues sukses melibas AC Milan dengan skor telak 3-0 lewat dwi gol Joao Pedro serta satu gol tambahan dari Moises Caicedo.

"Kami senang dia (Marco Palestra) mempunyai penyesuaian nan sangat baik," ujar Xabi Alonso di SUGBK, Jakarta.

Alonso menjelaskan bahwa bek muda berumur 21 tahun nan diboyong dari Atalanta tersebut memberikan akibat positif bagi permainan tim. Kendati ditempatkan di posisi nan berbeda dari biasanya, pemain berpaspor Italia itu bisa beradaptasi sigap berbekal pengalamannya berkarir di Serie A.

"Dia mempunyai rasa lapar untuk berkembang, untuk memberikan nan terbaik," tambah pembimbing asal Spanyol tersebut.

Lebih lanjut, ahli strategi Chelsea itu menegaskan bahwa filosofi dan sistem permainan nan tengah dibangunnya menuntut setiap penggawa The Blues untuk tampil multifungsi. Sejauh ini, seluruh komponen skuad dinilai bisa menyerap skema permainan nan diusungnya.

"Prinsip-prinsipnya tetap sama, namun pergerakannya bisa berubah. Kami mau menjadi tim nan susah ditebak, kami mau menjadi fleksibel, kami mau menjadi ancaman," tegas mantan pembimbing Bayer Leverkusen tersebut.

Alonso menambahkan bahwa susunan dan sistem permainan di atas kertas hanyalah gambaran awal. Kunci utama permainan tim terletak pada rotasi, pergerakan tanpa bola, serta dinamika di atas lapangan.

"Sejauh ini, kami tidak terpaku pada satu buahpikiran saja. Kami mau mempunyai sebanyak mungkin opsi nan tersedia," pukasnya. (Ant/P-4)

Selengkapnya