10 Kanker Penyebab Kematian Terbanyak Global 2024, Kanker Paru Dominasi

4 hari yang lalu 13
10 Kanker Penyebab Kematian Terbanyak Global 2024, Kanker Paru Dominasi Ilustrasi(Magnific)

KANKER tetap menjadi salah satu ancaman kesehatan terbesar di dunia. Laporan terbaru Global Cancer Statistics 2024 nan dirilis International Agency for Research on Cancer (IARC) mengungkapkan penyakit ini menyebabkan sekitar 9,8 juta kematian di seluruh bumi sepanjang 2024. Dari puluhan jenis kanker nan dianalisis, kanker paru tetap menjadi penyebab kematian tertinggi, disusul kanker kolorektal, hati, payudara, dan lambung.

Laporan nan disusun melalui proyek GLOBOCAN 2024 tersebut mencakup perkiraan kejadian dan kematian akibat 34 jenis kanker di 186 negara. Secara keseluruhan, IARC memperkirakan terdapat 20,6 juta kasus baru kanker pada 2024. Temuan ini menunjukkan beban kanker terus meningkat seiring bertambahnya populasi dunia, meningkatnya nomor angan hidup, serta tetap tingginya paparan beragam aspek risiko.

Kanker Paru Masih Menjadi Penyebab Kematian Tertinggi

Menurut IARC, kanker paru menyumbang sekitar 1,86 juta kematian, alias nyaris seperlima dari seluruh kematian akibat kanker secara global. Tingginya nomor tersebut tetap berangkaian dengan kebiasaan merokok nan menjadi aspek akibat utama, ditambah paparan polusi udara serta zat-zat karsinogen di lingkungan maupun tempat kerja.

Di posisi kedua terdapat kanker kolorektal, nan menjadi salah satu jenis kanker dengan nomor kematian tertinggi di beragam negara. Selanjutnya disusul kanker hati, kanker payudara, dan kanker lambung, nan secara konsisten masuk dalam golongan kanker paling mematikan di dunia.

Daftar 10 Kanker Penyebab Kematian Terbanyak

Berdasarkan Global Cancer Statistics 2024, berikut 10 jenis kanker dengan nomor kematian tertinggi di dunia:

  1. Kanker paru
  2. Kanker kolorektal
  3. Kanker hati
  4. Kanker payudara
  5. Kanker lambung
  6. Kanker pankreas
  7. Kanker esofagus
  8. Kanker prostat
  9. Leukemia
  10. Kanker serviks

Daftar tersebut menunjukkan bahwa selain kanker nan berangkaian dengan style hidup, sejumlah kanker nan dipengaruhi jangkitan maupun aspek genetik juga tetap menjadi penyebab kematian nan signifikan di beragam area dunia.

Beban Kanker Diperkirakan Terus Meningkat

IARC memperkirakan kasus dan kematian akibat kanker bakal terus meningkat seiring pertumbuhan dan penuaan populasi dunia. Untuk menekan nomor tersebut, IARC menekankan pentingnya pencegahan, penemuan awal melalui skrining, serta peningkatan akses pemeriksaan dan pengobatan, di samping mengurangi aspek akibat seperti merokok, konsumsi alkohol, obesitas, pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, dan paparan polusi udara. (IARC/Z-2)

Selengkapnya