10 Tahun Arbitrase Laut China Selatan Tak Mempan, Saatnya Mulai Perundingan COC

3 hari yang lalu 6

loading...

Anggota South China Sea Council, Anak Agung Banyu Perwita mendorong negara-negara Asia Tenggara segera mempercepat perundingan COC di Laut China Selatan (LCS). Foto/Ist

JAKARTA - Anggota South China Sea Council, Anak Agung Banyu Perwita mendorong negara-negara area Asia Tenggara segera mempercepat perundingan Code of Conduct (COC) di Laut China Selatan (LCS). Menurut Banyu Perwita, COC saat ini lebih dibutuhkan sebagai solusi terbaik kondisi LCS bagi negara di kawasan.

Sebab, satu dasawarsa telah berlalu sejak putusan arbitrase LCS nan diajukan Filipina tak menunjukkan kondisi area Asia Tenggara mengalami perbaikan. Banyu Perwita menuturkan, 10 tahun sejak putusan arbitrase diumumkan, ketegangan dan persaingan antarnegara justru meningkat.

Baca juga: Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme

Ditambah lagi, semakin seringnya kejadian penegakan norma di laut membikin situasi area semakin kompleks.

"Dibandingkan terus memperdebatkan persoalan norma nan telah berjalan selama satu dekade, perhatian semestinya lebih diarahkan pada percepatan perundingan Code of Conduct (COC) di Laut China Selatan, penyempurnaan sistem manajemen krisis kawasan, penguatan sentralitas ASEAN, serta pencegahan politisasi dan pembentukan blok-blok geopolitik dalam rumor Laut China Selatan," tutur Banyu Perwita pada wartawan, Sabtu (18/7/2026).

Selengkapnya