130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Rata-Rata PNS Kementerian

1 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNBC Indonesia - Operasi penangkapan koruptor besar-besaran dilakukan Arab Saudi. Dalam laporan Saudi Gazette dikutip Jumat (3/7/2026) misalnya, Badan Anti Korupsi Arab Saudi (Nazaha) mengumumkan telah menangkap 130 penduduk negara Saudi dan asing nan mengenai kasus korupsi sepanjang Juni 2026, Rabu.

Dikatakan bahwa operasi tangkap tangan itu unik menyasar lembaga pemerintah. Sebelumnya di bulan lalu, Nazara sudah melakukan 1.585 inspeksi pengawasan dan memeriksa 385 orang nan diduga terlibat dalam beragam tindak pidana korupsi.

"Mereka nan ditangkap terdiri dari pegawai nan bekerja di sejumlah kementerian, termasuk Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertahanan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Urusan Kota dan Perumahan, serta Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan," kata KPK Arab Saudi itu.

Meski begitu, Nazaha mengungkapkan sebagian tersangka telah dibebaskan dengan jaminan. Sementara proses norma tetap terus berlangsung.

"Para tersangka diduga terlibat dalam beragam tindak pidana, antara lain suap dan penyalahgunaan kedudukan untuk kepentingan pribadi. Seluruh berkas perkara saat ini tengah dirampungkan sebelum dilimpahkan ke pengadilan nan berwenang," tambahnya.

Nazaha sendiri mengatakan bakal terus berkomitmen untuk memberantas korupsi dan melindungi finansial negaranya. Otoritas mengimbau masyarakat untuk melaporkan dugaan tindak pidana korupsi, baik nan berangkaian dengan penyalahgunaan finansial maupun manajemen pemerintahan, melalui saluran pelaporan resmi nan telah disediakan.

"Partisipasi publik merupakan salah satu aspek krusial dalam menjaga integritas pemerintahan, meningkatkan transparansi, serta melindungi aset dan finansial negara dari praktik korupsi," tambahnya.

(sef/sef)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya