2 Tentara AS Tewas Akibat Serangan Rudal dan Drone Iran di Yordania

2 hari yang lalu 4
2 Tentara AS Tewas Akibat Serangan Rudal dan Drone Iran di Yordania ilustrasi: Serangan rudal oleh Iran.(ANTARA/IRNA/IRGC.)

KOMANDO Pusat Amerika Serikat (Centcom) mengonfirmasi adanya korban jiwaakibat serangan udara masif nan diluncurkan oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). Dua personil militer AS dilaporkan tewas, satu prajurit dinyatakan hilang, dan beberapa lainnya terluka menyusul rentetan hantaman rudal balistik serta pesawat nirawak (drone) Iran nan menyasar pangkalan militer di Yordania dan Kuwait.

Centcom menyatakan bahwa empat personel militer nan sempat dilarikan ke rumah sakit saat ini telah dipulangkan, sementara prajurit nan mengalami cedera ringan sudah kembali bertugas.

"Sebagai corak penghormatan kepada keluarga, Centcom bakal menahan info tambahan, termasuk identitas para prajurit nan gugur, hingga 24 jam setelah family terdekat diberitahu," bunyi pernyataan resmi Centcom nan dikutip dari BBC, Minggu (19/7). Pihak Pentagon hingga sekarang tetap merahasiakan identitas serta perincian letak spesifik kejadian fatal tersebut.

Sebelumnya, melalui pernyataan pers nomor 29 nan dirilis pada Sabtu (18/7), IRGC mengumumkan telah meluncurkan gelombang ke-20 Operasi Nasr-2 (Kemenangan 2). Operasi udara berskala besar ini diklaim sebagai tindakan pembalasan langsung atas serangan militer AS terhadap aset Iran pada Jumat malam (17/7/2026).

Dalam maklumat tertulisnya, Sayap Dirgantara IRGC menyatakan serangan presisi mereka sukses menghantam hanggar pesawat tempur dan landasan pacu (runway) di Pangkalan Udara Al-Azraq, Yordania. Imbas serangan tersebut, Iran menyatakan dua jet tempur dan tiga pesawat militer AS hancur total, di samping kerusakan parah pada prasarana pangkalan.

IRGC menuding Washington sengaja melakukan agresi langsung ke Angkatan Bersenjata Iran untuk menutupi kegagalan strategis mereka di kawasan. Teheran juga mendakwa militer AS bertanggung jawab atas tewasnya sejumlah penduduk sipil akibat serangan AS sebelumnya nan menghancurkan akomodasi publik seperti rumah sakit, jembatan, jalur kereta api, pelabuhan, dan bandara. Atas dasar itu, Iran menyerukan pernyataan provokatif agar rakyat dan tentara Yordania melakukan tindakan perlawanan lantaran wilayah mereka dijadikan pedoman militer asing.

(Ant/BBC/P-4)

Selengkapnya