245 KDMP Berdiri di Kabupaten Bandung, Bupati Dorong Sosialisasi Regulasi secara Masif

4 hari yang lalu 10
245 KDMP Berdiri di Kabupaten Bandung, Bupati Dorong Sosialisasi Regulasi secara Masif Bupati Bandung Dadang Supriatna berbareng para pengurus Koperasi Desa Merah Putih.(ISTIMEWA)

PEMERINTAH Kabupaten Bandung menyatakan diri menjadi salah satu wilayah nan paling siap menjalankan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Hingga pertengahan Juli 2026, sebanyak 245 koperasi desa dan kelurahan telah terbentuk, dengan 45 unit di antaranya telah rampung secara bentuk dan mulai memperoleh support operasional.

Kondisi itu disampaikan Bupati Dadang Supriatna. Percepatan pembentukan KDMP menjadi bagian dari support Pemkab Bandung untuk mensukseskan program prioritas Presiden Prabowo dalam membangun ekonomi kerakyatan berbasis desa.

"Di Kabupaten Bandung, dari 280 desa dan kelurahan, sebanyak 245 koperasi sudah terbentuk. Bahkan 45 di antaranya sudah selesai secara fisik. Beberapa desa telah menerima kendaraan operasional untuk mendukung aktivitas koperasi serta pertumbuhan ekonomi masyarakat," paparnya.

Menurut dia, meski izin pembentukan KDMP berupa Inpres Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan KDMP telah diterbitkan pemerintah pusat, dia menilai tetap banyak masyarakat nan belum memahami tujuan dan faedah koperasi tersebut. Karena itu, pihaknya  meminta Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementerian Koordinator Bidang Pangan, serta Kementerian Koperasi memperkuat sosialisasi hingga tingkat desa.

"Regulasinya sudah ada, tetapi masyarakat secara menyeluruh belum semuanya memahami. Sosialisasi dan edukasi kudu terus diperkuat agar masyarakat mengetahui faedah koperasi ini dan ikut mengawalnya," jelasnya.

Dadang memaparkan koperasi mempunyai peran strategis sebagai penggerak ekonomi rakyat lantaran dibangun atas prinsip kebersamaan. Kehadiran KDMP dinilai dapat menjadi solusi dalam mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pinjaman online, gambling online, maupun praktik bank emok nan tetap marak di sejumlah daerah.

"Koperasi adalah solusi ekonomi kerakyatan. Dengan aktivitas koperasi nan kuat, kita berambisi masyarakat tidak lagi berjuntai pada pinjaman online, gambling online, maupun bank emok nan merugikan," tandasnya.

Selengkapnya