7 Faktor yang Mempengaruhi Kesehatan Mental Anak dan Remaja

15 jam yang lalu 5
7 Faktor nan Mempengaruhi Kesehatan Mental Anak dan Remaja Faktor pemicu masalah kesehatan mental anak.(Dok. Magnific)

KETUA Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Piprim Basarah Yuniarto, menekankan bahwa kesehatan mental anak sangat dipengaruhi oleh pola pengasuhan serta tekanan dari lingkungan family dan sekolah. Hal ini disampaikan dalam webinar di Jakarta, Selasa (21/7), guna meningkatkan kepekaan orang tua terhadap gangguan mental nan sering kali susah dideteksi pada usia dini.

Berikut adalah faktor-faktor utama nan dapat mempengaruhi kesehatan mental anak dan remaja berasas penjelasan para master IDAI:

1. Pola Pengasuhan (Parenting)

Perilaku orang tua nan menetapkan sasaran tertentu secara berlebihan dapat membikin anak merasa senantiasa tertekan (under pressure). IDAI menyarankan penerapan konsep asah, asih, dan asuh untuk menciptakan suasana hangat dan penuh kasih sayang.

2. Tekanan dalam Keluarga

Konflik internal dalam family menjadi salah satu pemicu utama stres pada anak. Ketidakharmonisan di rumah dapat mengganggu stabilitas emosional anak sejak dini.

3. Lingkungan Sekolah

Sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga lingkungan sosial nan kompleks. Tekanan akademik maupun dinamika sosial di sekolah berkontribusi besar terhadap kesejahteraan mental siswa.

4. Perundungan (Bullying)

Kasus perundungan mempunyai akibat fatal. Anggota UKK Tumbuh Kembang Pediatri Sosial IDAI, dr. Angga Wirahmadi, mencontohkan kasus seorang pelajar di MAN 3 Kota Padang nan nekat merakit peledak lantaran menjadi korban perundungan.

5. Lingkungan Pertemanan

Pada fase remaja, pengaruh kawan sebaya menjadi sangat dominan. Lingkungan pertemanan nan toksik dapat memicu perilaku berisiko dan gangguan kecemasan.

6. Penggunaan Media Sosial

Paparan info dari internet dan media sosial turut membentuk pola pikir remaja. Dalam kasus di Padang, akses terhadap konten rawan di YouTube memungkinkan seorang remaja belajar merakit hal-hal nan menakut-nakuti keamanan.

7. Gaya Hidup Tidak Sehat

Selain aspek psikologis, style hidup nan tidak teratur juga berpengaruh pada kesehatan mental. IDAI mengingatkan bahwa fase remaja adalah masa di mana beragam aspek akibat penyakit bentuk dan mental mulai terbentuk.

IDAI mengimbau orang tua untuk lebih peka lantaran gangguan mental pada anak tidak mudah dideteksi secara kasat mata. Kehadiran orang tua sebagai pendengar dan pelindung sangat diperlukan untuk mencegah akibat jelek di masa depan. (Ant/Z-10)

Selengkapnya