81 Hektare Lahan Terbakar, Tim Gabungan Fokus Padamkan Bara di Gambut Pematang Pudu

1 jam yang lalu 3
81 Hektare Lahan Terbakar, Tim Gabungan Fokus Padamkan Bara di Gambut Pematang Pudu Tim Pemadam Karhutla Seluas 81 Hektare di Pematang Pudu Bengkalis Masih Bekerja Memastikan Tidak Ada Asap Lagi(MI/Rudi Kurniawansyah)

OPERASI pemadaman kebakaran rimba dan lahan (Karhutla) di Desa Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, mulai menunjukkan hasil nan menggembirakan. 

Setelah sepekan berjibaku memadamkan api di lahan gambut, kondisi asap di letak kebakaran sekarang berkurang signifikan.

Perubahan tersebut terlihat jelas dari komparasi kondisi lapangan antara pagi hingga sore hari pada Selasa (21/7). Upaya empat regu Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatra nan terus melakukan pendinginan dan mopping up sukses menekan kemunculan asap nan sebelumnya tetap keluar dari sejumlah titik.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Sumatra, Ferdian Krisnanto, mengatakan perkembangan di lapangan menjadi sinyal positif bahwa strategi penanganan nan dilakukan mulai membuahkan hasil.

"Progress signifikan sudah mulai terlihat. Apabila diperbandingkan kondisi before after operasi pagi dan sore, terlihat sekali perbedaan kondisi asap," kata Ferdian, Selasa (21/7) malam.

Dijelaskannya, tim tetap bakal melanjutkan aktivitas mopping up pada Rabu (22/7) dengan kekuatan penuh sebanyak empat regu untuk memastikan tidak ada lagi bara maupun asap nan tersisa di dalam lapisan gambut.

"Besok tim tetap melanjutkan operasi dengan kekuatan empat regu untuk mopping up dan terus memastikan tidak ada asap lagi," ujarnya.

Sebelumnya, sepanjang Selasa (21/7) pagi, empat regu Manggala Agni tetap bekerja di tengah kondisi cuaca kering tanpa hujan dan keterbatasan sumber air. Bara api nan tetap tersimpan di bawah permukaan gambut membikin proses pendinginan kudu dilakukan secara teliti dan berulang agar kebakaran tidak kembali muncul.

Di sejumlah titik, personel apalagi kudu memanfaatkan kanal-kanal mini dengan debit air nan terus menyusut akibat musim kemarau. Lumpur di dasar kanal juga dibersihkan terlebih dulu agar air dapat dipompa menuju letak nan tetap menyimpan panas.

Berdasarkan hasil pemantauan udara, luas area terdampak kebakaran di Pematang Pudu diperkirakan mencapai sekitar 81 hektare. Saat ini konsentrasi operasi bukan lagi memadamkan kobaran api di permukaan, melainkan menuntaskan bara tersembunyi di dalam lapisan gambut nan berpotensi memunculkan titik api baru.

Selain perkembangan positif di lapangan, dipastikan seluruh personel nan bekerja dalam kondisi sehat dan telah menyusun strategi operasi untuk hari berikutnya.

Ia menegaskan, tim Manggala Agni tidak bakal terburu-buru mengakhiri operasi sebelum seluruh letak betul-betul dinyatakan aman.

Dengan progres nan terus membaik, diharapkan operasi mopping up nan dilanjutkan pada Rabu (22/7), bisa menuntaskan sisa-sisa bara di dalam gambut sehingga area Pematang Pudu betul-betul bebas dari asap dan akibat kebakaran kembali.

"Semua personel dalam kondisi sehat dan pembagian tugas strategi besok sudah dibagi dengan baik. Semoga langkah-langkah ini menjadi strategi penuntasan," pungkasnya. (RK)

Selengkapnya