Ada Warung Pangan di Pasar Tebet Timur, Jual Beras-Gula Harga Segini

1 hari yang lalu 5

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) alias ID FOOD resmi meluncurkan Warung Pangan di Pasar Tebet Timur, Jakarta Selatan pada Senin (20/7/2026). Nantinya, Warung Pangan ini bakal menjual sembako murah meriah seperti minyak, beras, gula, tepung, hingga air mineral dalam kemasan.

Sebagaimana diketahui, Warung Pangan berkedudukan dalam menghubungkan pedagang secara langsung dengan jaringan pengedaran perusahaan. Alhasil, pasokan peralatan diharapkan lebih mudah diperoleh dengan nilai nan lebih terkendali.

Direktur Utama ID FOOD Ghimoyo mengatakan, melalui program Warung Pangan, pihaknya bakal menggandeng para pedagang di pasar tradisional untuk menjadi mitra. Dari situ, para pedagang berkesempatan memperoleh pasokan peralatan dengan nilai nan kompetitif dari ID FOOD.

Sebagai gantinya, para pedagang nan menjadi mitra Warung Pangan berkomitmen menjual produk kepada masyarakat sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), sehingga mereka dipastikan tidak bakal meningkatkan nilai jual saat terjadi gejolak di pasar. Dengan skema tersebut, masyarakat diharapkan bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan nilai nan lebih stabil dan stok nan tetap tersedia.

Ghimoyo juga memastikan bahwa program Warung Pangan tidak bakal tumpang tindih dengan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Pasalnya, KDMP bakal konsentrasi menyalurkan barang-barang bersubsidi, sementara ID FOOD bekerja menjaga stabilisasi nilai komoditas di luar peralatan subsidi. Oleh lantaran itu, kedua program tersebut justru saling melengkapi dalam rangka penguatan pengedaran pangan nasional.

Peluncuran Warung Pangan di Pasar Tebet Timur, Senin (20/7/2026). (CNBC Indonesia/Elga Nurmutia)Peluncuran Warung Pangan di Pasar Tebet Timur, Senin (20/7/2026). (CNBC Indonesia/Elga Nurmutia) Foto: Peluncuran Warung Pangan di Pasar Tebet Timur, Senin (20/7/2026). (CNBC Indonesia/Elga Nurmutia)

"Jadi ID FOOD itu nan paling utama adalah menggandeng mitra. Menggandeng mitra di pasar-pasar tradisional. Supaya nilai itu stabil. Karena nan menjadi mitra Warung Pangan, itu punya komitmen dengan kita. Kita kasih nilai minimum, tapi dia kudu menjual maksimum di nilai HET," ujar Ghimoyo dalam aktivitas Peluncuran Warung Pangan di Pasar Tebet Timur, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2026).

Warung Pangan merupakan bagian dari upaya ID FOOD dalam memperkuat ekosistem pangan melalui ekspansi jaringan pedagang nan terhubung dengan sistem pengedaran perusahaan. Peluncuran Warung Pangan juga menjadi bagian dari penguatan upaya pengedaran dan perdagangan ID FOOD nan saat ini berfokus pada pengembangan lini upaya perdagangan dan logistik.

Perlu diketahui, pedagang nan tergabung dalam jaringan Warung Pangan di Pasar Tebet Timur menjual minyak goreng bersubsidi dengan merek Minyakita seharga Rp 17.500 per liter, beras 5 kilogram dengan merek Rania buatan ID FOOD seharga Rp 74.500, dan gula bermerek Raja Gula dari ID FOOD seharga Rp 17.500 per kilogram.

Dalam kesempatan nan sama, Direktur Komersial ID FOOD, Dwi Sutoro menjelaskan, saat ini sudah ada sekitar 8.000 mitra Warung Pangan di seluruh Indonesia. Pada akhir tahun 2026, ID FOOD menargetkan jumlah Warung Pangan bisa meningkat sebanyak 25.000-27.000 mitra. Langkah ini ditempuh sebagai strategi untuk memperluas pengedaran bahan pokok sekaligus memperkuat rantai pasok bagi pasar tradisional melalui sistem terintegrasi.

"Tentunya program ini kita targetkan bakal aktif di seluruh wilayah di mana ID FOOD sekarang ini beroperasi. ID FOOD bakal mempunyai alias sekarang ini memanage 42 bagian nan ada di seluruh Indonesia. Mulai dari Aceh sampai nan paling timur ada di Papua. Jadi ini di setiap bagian itu mempunyai sasaran untuk mengembangkan jaringan warung pangan nan kita roll out saat ini," ungkap Dwi.

Dia bilang, Warung Pangan merupakan jaringan warung milik pedagang nan terhubung dengan sistem pengedaran dan logistik ID FOOD. Dengan begitu, pasokan peralatan bisa terkirim lebih sigap sesuai dengan permintaan pasar di setiap tempat.

Guna mendukung proses pengedaran bahan pangan, ID FOOD juga membangun stok poin di sejumlah pasar di wilayah nan mempunyai permintaan tinggi. Fungsi dari akomodasi tersebut ialah sebagai pusat pengedaran nan bisa melayani lebih dari satu pasar, sehingga pengiriman peralatan menjadi lebih efektif. Saat ini, stok poin bisa ditemukan di Bekasi, Jakarta, dan Tangerang, sedangkan wilayah lain bakal disesuaikan dengan kebutuhan pasarnya.

Beberapa produk nan dipasarkan di stok poin tersebut meliputi kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, tepung hingga air minum dalam kemasan. Selain produk merek ID FOOD, BUMN pangan nan satu ini juga membuka kesempatan untuk mendistribusikan produk dari merek lain.

(wur)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya