AI Ubah Cara Mengelola Proyek, Kompetensi Project Manager Tetap Jadi Kunci Kepemimpinan

4 hari yang lalu 9

loading...

Boyke Paulus, penyedia kelas publik PMP Exam Preparation Dcolearning. Foto: Dokumentasi Dcolearning

JAKARTA - Artificial Intelligence (AI) alias kepintaran buatan kembali menjadi salah satu topik utama dalam Project Management Institute (PMI) Global Summit Series Seoul nan telah digelar pada 10-11 Juni 2026 di Seoul, Korea Selatan. Konferensi tersebut mempertemukan praktisi, pemimpin proyek, dan ahli dari beragam industri untuk membahas arah perkembangan pekerjaan project management di tengah pesatnya transformasi digital.

Senada dengan konvensi tersebut, dalam kelas publik PMP Exam Preparation Dcolearning nan digelar pada 13-17 Juli 2026 di Jakarta juga memberi perhatian kepada AI nan mulai mengubah langkah proyek direncanakan, dipantau, hingga dievaluasi. Aktivitas nan berkarakter administratif, seperti penyusunan laporan, kajian data, dokumentasi, hingga penyusunan jadwal, semakin banyak didukung oleh teknologi AI.

Satu pesan nan konsisten muncul sepanjang obrolan adalah bahwa peran manajer proyek tidak berkurang, melainkan berevolusi. Seiring AI mengambil alih beragam pekerjaan nan berkarakter rutin dan operasional, nilai seorang project manager justru semakin bergeser pada keahlian nan tidak dapat digantikan oleh teknologi, seperti mengambil keputusan strategis, mengelola stakeholder, membangun kerjasama lintas fungsi, memimpin perubahan, serta memastikan tata kelola (governance) proyek melangkah dengan baik.

Baca juga: Hotman Paris Ngaku Ditunjuk Jadi Pengacara Febrie Adriansyah

Selengkapnya