loading...
Ketua Aliansi Kebangsaan Pontjo Sutowo. Foto: Istimewa
JAKARTA - Seluruh komponen bangsa diingatkan untuk tidak menganggap enteng adanya potensi besar ancaman terjadinya 'amuk alam'. Bentuknya, bisa banjir bandang, longsor, gempa megatrust, gelombang panas, kenaikan permukaan laut, pengikisan pantai, krisis air bersih, dan kekeringan panjang nan berefek pada kandas panen.
Peringatan itu disampaikan oleh Ketua Aliansi Kebangsaan Pontjo Sutowo. “Alam sesungguhnya tidak pernah memusuhi manusia. Namun, ketika rimba terus ditebang, gunung dikeruk, sungai dipersempit, rawa ditimbun dan tanah ditutup beton tanpa kendali, keseimbangan alam bakal terganggu," ujar Pontjo di Jakarta, Jumat (17/7/2026)
Maka itu, kata dia, sudah saatnya pemerintah berbareng seluruh rakyat Indonesia membangun kesadaran baru untuk segera berbaikan dengan alam. Salah satunya, dengan meningkatkan kepedulian terhadap alam bukan sekadar urusan lingkungan hidup, tetapi menyangkut keselamatan manusia, ketahanan pangan, kesehatan, ekonomi dan masa depan bangsa.
Baca juga: Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, Bawa 3 Tuntutan
Pontjo beranggapan bahwa ancaman nan kita hadapi saat ini semakin kompleks. Indonesia berada di wilayah rawan gempa bumi, tsunami dan aktivitas gunung berapi. Di sejumlah area terdapat area megathrust nan menyimpan potensi gempa besar.








English (US) ·
Indonesian (ID) ·