ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNN Indonesia --
Tunggal putra Alwi Farhan memburu gelar BWF 750 pertamanya saat tampil dalam Japan Open 2026 di Tokyo, Jepang, 14-19 Juli.
"Pastinya, saya belum pernah mendapatkan gelar 750. Saya tetap sangat berambisi dan berburu gelar 750, tapi setiap babak juga mempunyai tantangan sendiri-sendiri," kata Alwi dilanisr dari Antara.
Alwi datang ke Japan Open dengan modal positif, setelah menjuarai Super 500 di Australian Open 2026. Meski demikian, pemain berumur 21 tahun itu mengakui kondisi fisiknya sempat menurun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alhamdulillah, persiapannya [menuju Japan Open 2026] cukup baik. Memang ada beberapa kondisi nan dari kemarin lenyap dari Australia juga sempat sakit, mungkin lantaran kecapekan juga."
"Ada tetap fatigue-fatigue di bagian tertentu, tapi progresnya cukup baik dan saya rasa saya siap menghadapi Japan Open dan China Open," ujar Alwi di Pelatnas PBSI, Cipayung, Rabu (8/7).
Pada babak awal Japan Open, Alwi bakal menghadapi tunggal putra tuan rumah Kenta Nishimoto. Ini bakal menjadi ujian awal bagi Alwi untuk menjaga ambisi gelar level Super 750.
Mengacu head to head,Alwi sudah dua kali berjumpa Nishimoto dan belum pernah meraih kemenangan. Namun kini, dia datang dengan bekal pengalaman dan kematangan nan berbeda.
"Karena dia pemain senior juga, beberapa kali ketemu tapi sudah di tahun lalu. Saya rasa Alwi sekarang nan berbeda daripada tahun lalu," ujar pemain kelahiran Surakarta ini.
Alwi menyebut perkembangan terbesarnya adalah pengalaman, ketenangan, dan mental bertanding. Ia merasa makin terbiasa menghadapi karakter lawan-lawan pada level elite.
Alwi tidak mau menempatkan pemain-pemain senior bumi sebagai sosok nan terlalu tinggi untuk dihadapi. Namun, menurutnya, rasa hormat kepada musuh tetap kudu ada.
"Bukan berfaedah nggak respek, hanya jangan terlalu menghargai musuh sedemikian rupa lantaran saya kudu menempatkan diri saya bahwa saya bisa melawan mereka juga," kata Alwi.
"Ketika sudah di lapangan, senior alias junior, semuanya mau mempunyai kemenangan nan sama. Jadi ketika sudah di lapangan, semuanya fight saja," ujar pemuda humoris ini menambahkan.
(abs/jal)
Add
as a preferred source on Google

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·