ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNN Indonesia --
Carlo Ancelotti mencoba berpikir positif setelah tim asuhannya, Brasil, kalah di babak 16 besar dan kandas total di Piala Dunia 2026.
Setelah kali terakhir bisa mengumbar senyum juara di podium Piala Dunia 2002, Selecao kali ini kembali pulang ke Brasil dengan tangan hampa.
Pelatih asal Italia itu tak memungkiri ada rasa sedih atas nasib Vinicius Jr dan kawan-kawan di Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Norwegia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Inilah sepak bola, inilah olahraga. Terkadang Anda kudu menghadapi rasa sedih dari sebuah kekalahan. Saya sudah terbiasa dengan itu," ucap Ancelotti dalam konvensi pers setelah pertandingan.
"Ini adalah sebuah pengalaman. Bagi saya, ini menyedihkan dari sisi hasil, tentunya kami sangat sedih. Tetapi ini adalah pengalaman nan indah," tuturnya melanjutkan.
Yang dimaksud pengalaman bagus bagi Ancelotti adalah kebersamaan dengan para pemain nan mau bekerja keras, menciptakan atmosfer bagus selama Piala Dunia 2026.
Sementara soal kekalahan dari Norwegia, Ancelotti merasa Brasil tak layak kalah. Menurutnya ada masa depan cerah di tim Selecao.
"Tentu kami sedih. Saya pikir, sejauh ini, tim ini tidak menjalani Piala Dunia nan spektakuler, tetapi sekadar cukup bagus. Saya rasa, dalam pertandingan hari ini, kami semestinya bisa meraih kemenangan."
"Ketika itu terjadi, Anda kudu berpikir jika kekalahan adalah awal dari petualangan baru, musim nan baru. Kami kudu tetap bekerja, berbenah, menemukan buahpikiran baru. Saya pikir ini bukan akhir dari segalanya," kata Ancelotti.
(nva/wiw)
Add
as a preferred source on Google

21 jam yang lalu
5









English (US) ·
Indonesian (ID) ·