Andrew Tate dan Saudaranya Hadapi Proses Ekstradisi ke Inggris Atas Tuduhan Pemerkosaan

1 hari yang lalu 3
Andrew Tate dan Saudaranya Hadapi Proses Ekstradisi ke Inggris Atas Tuduhan Pemerkosaan Influencer kontroversial Andrew Tate (Kiri) dan saudaranya, Tristan, pada 2023(AFP)

INFLUENCER kontroversial Andrew Tate dan saudaranya, Tristan Tate, menghadiri persidangan di pengadilan federal Miami. Kehadiran keduanya menandai dimulainya proses ekstradisi ke Inggris atas serangkaian dakwaan baru, termasuk pemerkosaan dan perdagangan seks.

Dua berkerabat berkewarganegaraan dobel Inggris-AS tersebut ditahan di Florida sejak Sabtu lalu, menyusul pengumuman 38 dakwaan baru oleh Layanan Penuntutan Kerajaan (CPS) Inggris. Dalam persidangan pada Senin, keduanya datang mengenakan seragam penjara cokelat muda dengan tangan dan kaki terikat rantai. Keduanya hanya berbincang saat mengonfirmasi hak-hak norma mereka dengan menjawab secara bersamaan, "ya nan Mulia".

Berbicara di luar pengadilan, pengacara Andrew dan Tristan, Joe McBride, menegaskan  kliennya tidak bersalah dan bakal melawan upaya ekstradisi tersebut.

"Mereka tidak pernah melakukan kesalahan apa pun. Mereka tidak boleh diekstradisi atas kejahatan nan tidak mereka lakukan," ujar McBride. "Ini sampah. Ini rekayasa."

McBride membandingkan dakwaan terhadap kliennya dengan proses norma nan dihadapi Presiden AS Donald Trump nan dia sebut sebagai "pemburuan penyihir" (witch hunt), serta menilai upaya ekstradisi ini sebagai "penculikan politik". Ia memperkirakan proses ekstradisi ini bakal menyantap waktu sekitar 60 hari.

Dugaan kejahatan terbaru nan ditujukan kepada Tate berkerabat diperkirakan terjadi antara Juli 2010 hingga Agustus 2017. Kepala Divisi Kejahatan Khusus di CPS, Malcolm McHaffie, menjelaskan latar belakang penambahan dakwaan tersebut.

"Dakwaan ini menyusul penerimaan berkas bukti lanjutan dari Kepolisian Bedfordshire," kata McHaffie, nan menambahkan total dugaan korban dalam kasus ini sekarang menjadi tujuh orang.

Secara keseluruhan, Tate berkerabat sekarang menghadapi 59 dakwaan di Inggris. Mereka ditangkap pada Sabtu di dekat letak di mana Andrew Tate dijadwalkan menjadi pembawa aktivitas berkompetisi bebas (bare-knuckle).

Selain di Inggris, keduanya juga menghadapi dakwaan di Rumania mengenai perdagangan manusia dan pembentukan golongan terorganisir untuk mengeksploitasi wanita secara seksual, di mana Andrew Tate turut dituduh melakukan pemerkosaan. Keduanya membantah seluruh tuduhan tersebut.

Tate berkerabat berada di AS sejak 2025 setelah otoritas Rumania mencabut larangan berjalan mereka. Di AS, mereka juga menghadapi gugatan perdata dari seorang wanita nan mengaku dipaksa menjadi pekerja seks dan dicemarkan namanya setelah memberikan kesaksian kepada otoritas Rumania.

Hakim menetapkan persidangan berikutnya untuk Tate berkerabat pada 27 Juli mendatang. Keputusan akhir mengenai ekstradisi nantinya bakal berada di tangan pemerintahan Trump. (BBC/Z-2)

Selengkapnya