loading...
Mendagri Muhammad Tito Karnavian selaku Kasatgas PRR Pascabencana Sumatera memimpin Rapat Koordinasi Pendataan Hunian Tetap nan berjalan secara hybrid dari Kemendagri, Jakarta, Selasa (21/7/2026). Foto: Ist
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera meminta kementerian dan lembaga nan telah menerima anggaran rehab-rekon tahun 2026 untuk menginformasikan secara terbuka rencana program kepada kepala daerah.
Hal itu disampaikan Tito saat memimpin Rapat Koordinasi Pendataan Hunian Tetap nan berjalan secara hybrid dari Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Baca juga: Sukses Kendalikan Inflasi, Daerah Ini Dipuji Mendagri Tito Karnavian
Pemerintah sekarang telah memasuki tahap percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana Sumatera. Satgas telah menyiapkan Rencana Induk (Renduk) Percepatan Rehab-Rekon nan disusun berbareng Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Dokumen itu disusun dengan melibatkan 32 kementerian/lembaga serta mengakomodasi usulan dari pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota di tiga wilayah terdampak.
Menurut Tito, Renduk tersebut telah mendapat persetujuan DPR dan pengarahan Presiden untuk dilaksanakan selama tiga tahun, ialah 2026–2028. Total kebutuhan anggaran mencapai Rp100,1 triliun nan dialokasikan secara bertahap, ialah Rp38,9 triliun pada 2026, Rp32,9 triliun pada 2027, dan Rp28,2 triliun pada 2028.
Selain support anggaran dari pemerintah pusat, pemerintah wilayah (Pemda) juga telah memperoleh tambahan biaya transfer ke wilayah (TKD) sebanyak Rp10,6 triliun. Jumlah tersebut telah disalurkan kepada seluruh pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di tiga provinsi terdampak.








English (US) ·
Indonesian (ID) ·