Ari Irham(Instagram @ariirhamm)
AKTOR Ari Irham membagikan pandangan mendalam mengenai makna kebaikan nan sesungguhnya. Baginya, kebaikan bukanlah sesuatu nan bisa didapatkan secara instan, melainkan sebuah proses tulus nan memerlukan waktu dan konsistensi.
Pemeran karakter Hikmah dalam film Seni Merayu Tuhan ini mengungkapkan bahwa refleksinya muncul dari salah satu perbincangan favoritnya dalam movie tersebut.
"Ada salah satu perbincangan nan sangat saya suka di movie ini, 'pelan-pelan, tapi pasti'. Tidak ada proses nan ujug-ujug sempurna. Kalau mau instan, nan ada justru jadi seperti Hikmah, lenyap arah," ujar Ari Irham melalui siaran pers Wahana Kreator Nusantara, dikutip Senin (17/8/2026).
Ari menekankan bahwa kebaikan nan muncul secara instan alias hanya pada momen tertentu sering kali terjebak pada motif tersembunyi, seperti sekadar demi konten alias mengejar pujian. Sebaliknya, dia meyakini bahwa kebaikan sejati tidak memerlukan pengesahan semacam itu.
Refleksi Karakter Hikmah
Dalam movie Seni Merayu Tuhan, karakter Hikmah digambarkan sebagai pemuda nan sedang mencari arah hidup. Meski awalnya merasa hidupnya baik-baik saja, kepergian sang ibu menjadi titik kembali nan membuatnya kehilangan arah.
Hikmah kemudian mencoba mendekatkan diri kepada Tuhan, namun lantaran terburu-buru mau memandang hasil nan instan, dia justru semakin menjauh dari makna kebaikan nan hakiki.
“Sebenarnya apa nan ditunjukkan dari karakter Hikmah di movie ini relate sekali dengan banyak dari kita, termasuk generasi muda,” tambah Ari.
Senada dengan Ari, Teuku Ryzki nan memerankan tokoh Hotib, sahabat Hikmah, menilai bahwa dinamika adalah bagian tak terpisahkan dari perjalanan seseorang untuk berubah menjadi lebih baik. Menurutnya, proses menjadi baik tidak selalu melangkah lurus, namun setiap hari adalah kesempatan baru.
“Orang nan mau menjadi baik itu kan enggak selalu lurus, dinamika itu nan menarik. Tapi kita sebagai manusia diberikan kesempatan setiap pagi untuk menjadi lebih baik, semua ada prosesnya,” kata Teuku Ryzki.
Informasi Produksi dan Penayangan
Film nan diadaptasi dari kitab terlaris karya Habib Jafar ini telah memulai rangkaian promosinya sejak awal Juli dan sekarang sudah dapat dinikmati oleh pencinta movie di tanah air. Berikut adalah perincian mengenai movie Seni Merayu Tuhan:
| Judul Film | Seni Merayu Tuhan |
| Rumah Produksi | Wahana Kreator Nusantara |
| Adaptasi | Buku terlaris karya Habib Jafar |
| Pemeran Utama | Ari Irham, Lutesha, Teuku Ryzki, Onadio Leonardo |
| Tanggal Rilis Bioskop | 13 Agustus 2026 |
| Lokasi Roadshow | Berbagai kota di Indonesia (termasuk Bekasi, Jawa Barat) |
Setelah sukses meluncurkan poster dan trailer di Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Jakarta pada 2 Juli lalu, para pemeran sekarang tengah disibukkan dengan aktivitas roadshow dan theater visit untuk menyapa langsung para penonton di beragam kota. (Ant/Z-1)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·