Aruma(MI/HO)
PENYANYI dan penulis lagu, Aruma, sekarang tengah bersiap memasuki fase baru dalam perjalanan kariernya. Musisi nan berlindung di bawah label Sony Music Entertainment Indonesia ini berkomitmen menghadirkan karya nan tidak hanya mudah dinikmati, tetapi juga bisa membangun kedekatan emosional nan lebih mendalam dengan para pendengarnya.
Bagi pemilik nama komplit Nidewi Aruman ini, fase baru tersebut menjadi ruang untuk menunjukkan perkembangan identitas musikalnya. Pengalaman dari peluncuran album perdana serta beragam kerjasama lintas negara menjadi fondasi kuat bagi arah bermusiknya saat ini.
Sejak memulai debut dengan single Muak pada 2022, nama Aruma melesat di industri musik tanah air. Lagu tersebut tidak hanya terkenal di platform digital, tetapi juga mengantarkannya meraih penghargaan bergengsi di arena AMI Awards. Berikut adalah rekam jejak prestasi dan karya Aruma sejak awal kariernya:
| Single Debut | Muak (2022) |
| Penghargaan | Pendatang Baru Terbaik-Terbaik AMI Awards 2023 |
| Sertifikasi Streaming | Double Platinum (Indonesia), Platinum (Malaysia) |
| Daftar Single | Ekspektasi, Hilang Kendali, Bertumbuh, Berbunga, Berbunga-bunga Sendiri, Cendana |
| Kolaborasi Internasional | SB19 (Filipina) - Lagu "MAPA" jenis Indonesia |
“Buat aku, makna lembaran baru adalah keberanian untuk terus bereksplorasi dan mencari apa nan betul-betul mau saya sampaikan lewat karya. Kita enggak pernah bakal tahu apa nan sebenarnya kita cari jika enggak pernah mencoba,” ungkap wanita kelahiran 3 September 2003 tersebut.
Harmoni Musik dan Desain Produk
Di tengah kesibukannya sebagai musisi, Aruma baru saja menuntaskan pendidikan di Jurusan Desain Produk Institut Teknologi Bandung (ITB). Tidak tanggung-tanggung, dia lulus dengan predikat Magna Cum Laude. Latar belakang akademis ini rupanya memberikan pengaruh besar terhadap langkah pandangnya dalam berkarya.
Dalam tugas akhirnya, Aruma merancang gitar akustik berbahan rotan (karuun) dengan memanfaatkan material lokal. Proyek nan menggabungkan riset ergonomi dan karakter bunyi ini apalagi sempat dipamerkan di Jepang. Menurutnya, proses imajinatif dalam kreasi mempunyai kemiripan esensial dengan pembuatan musik.
“Ada satu perihal nan mirip antara belajar kreasi dan membikin musik, ialah gimana mengembangkan sebuah ide. Semuanya sama-sama berangkat dari proses mencari pendapat nan kemudian berkembang menjadi pengalaman nan utuh bagi orang lain,” jelasnya.
EP Terbaru nan Lebih Personal
Melalui Extended Play (EP) terbarunya nan bakal datang, Aruma mau memperlihatkan sisi dirinya nan selama ini belum banyak diketahui publik. Ia merasa cerita-cerita nan dituangkan kali ini lahir dari pengalaman nan jauh lebih individual dibandingkan karya-karya sebelumnya.
“Semoga lembaran baru saya di EP ini bisa bikin teman-teman pendengar lebih dekat sama aku. Karena kali ini semua cerita nan saya sampaikan terasa sangat personal, jadi rasanya seperti sedang bercerita langsung sama mereka,” tutup Aruma. (Z-1)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·