ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNBC Indonesia - PT JIO Distribusi Indonesia (JDI) resmi menghadirkan BAIC T1 di pasar Indonesia, Kamis (9/7/2026). Model ini menjadi kendaraan listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle/BEV) pertama BAIC nan dipasarkan di Tanah Air setelah sebelumnya hanya menjual model bermesin konvensional dan hybrid.
Chief Executive Officer PT JIO Distribusi Indonesia Johnnathan Salim mengatakan peluncuran BAIC T1 menjadi langkah baru perusahaan memasuki pasar kendaraan listrik di Indonesia.
"Setelah menghadirkan BJ40 dan BJ30 HEV tahun lalu, hari ini kami bakal melangkah maju ke depan dengan memasuki era BEV melalui BAIC T1," kata Johnnathan dalam peluncuran BAIC T1 di Alam Sutera, Kamis (9/7/2026).
BAIC memilih produk dari sub-brand Arcfox nan selama ini konsentrasi mengembangkan teknologi kendaraan listrik. Setelah melalui riset terhadap kebutuhan konsumen Indonesia, model tersebut dipasarkan dengan nama BAIC T1.
Mobil listrik BAIC T1 resmi diluncurkan. Ini dia penampakannya. Foto: Ferry Sandi
Menjelang GIIAS 2026, BAIC membuka masa pre-booking mulai 9 Juli dengan perkiraan nilai di kisaran Rp300 jutaan untuk 50 konsumen pertama. Selama periode tersebut, pembeli juga memperoleh sejumlah penawaran seperti kembang angsuran khusus, booking fee nan dapat dikembalikan, portable charger, dashcam, hingga kesempatan mengikuti undian berhadiah mobil.
Secara dimensi, BAIC T1 mempunyai panjang 4.337 mm, lebar 1.860 mm, tinggi 1.572 mm, serta wheelbase 2.770 mm nan diklaim menjadi salah satu nan terpanjang di segmen hatchback crossover listrik.
Berdasarkan spesifikasi global, mobil ini dibekali motor listrik berkekuatan 70 kW alias sekitar 94 tenaga kuda. Untuk jenis tertinggi, BAIC T1 menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 42,3 kWh nan bisa menempuh jarak hingga 425 kilometer. Mobil ini juga telah mendukung teknologi fast charging nan memungkinkan pengisian baterai dari 30% hingga 80% dalam waktu sekitar 25 menit.
Selain itu tersedia fitur Vehicle-to-Load (V2L) berkekuatan 3,5 kW nan memungkinkan kendaraan menjadi sumber listrik bagi perangkat elektronik eksternal. BAIC juga menyematkan fitur Vehicle-to-Vehicle (V2V) Charging sehingga mobil dapat membantu mengisi daya kendaraan listrik lain dalam kondisi darurat.
Di bagian interior, BAIC T1 menawarkan panoramic glass roof berukuran 2,34 meter persegi, layar infotainment berukuran besar, panel instrumen digital, konektivitas smartphone, pembaruan perangkat lunak over-the-air (OTA), serta beragam fitur support berkendara nan sekarang menjadi standar pada kendaraan listrik modern.
(fys/wur)
Addsource on Google

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·