Ilustrasi(ANTARA)
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, mengambil langkah proaktif untuk mengamankan produksi padi pada musim tanam kedua (MT II) 2026. Sebanyak 157 unit pompa air disalurkan ke 13 kecamatan guna memperkuat sistem irigasi di tengah ancaman musim kemarau.
Kepala Dinas DKPP Kabupaten Bandung Barat, Lukmanul Hakim, menjelaskan bahwa support pompa air berukuran tiga inci tersebut berasal dari APBN 2026. Distribusi perangkat ini diprioritaskan bagi lahan pertanian nan dinilai mempunyai potensi tinggi terdampak kekeringan.
“Produksi gabah diproyeksikan turun sekitar 10-15 persen pada musim tanam kedua tahun 2026 andaikan tidak ada intervensi penanganan kekeringan,” ujar Lukmanul di Bandung Barat, Selasa (21/7/2026).
Cakupan Lahan dan Mitigasi Risiko
Bantuan pompa tersebut diperkirakan bisa mengairi lahan seluas 785 hingga 1.500 hektare. Luas cakupan ini sangat berjuntai pada kondisi geografis lahan serta kesiapan sumber air di masing-masing wilayah penerima bantuan.
Berdasarkan info petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT), saat ini tercatat sedikitnya 433 hektare lahan pertanian di Bandung Barat masuk dalam kategori terancam kekeringan. Meski demikian, Lukman memastikan hingga saat ini belum ada desa nan mengalami kekeringan total.
Strategi Budidaya dan Varietas Tahan Kekeringan
Selain support bentuk berupa pompa, pemerintah wilayah juga mendorong para petani untuk mengangkat strategi budidaya nan lebih adaptif terhadap cuaca ekstrem, di antaranya:
- Penggunaan varietas padi tahan kekeringan seperti Inbrida Padi Sawah Irigasi (Inpari) 42 dan 48.
- Penerapan teknik budidaya irit air.
- Penyesuaian alias pergeseran waktu tanam.
- Diversifikasi komoditas untuk menekan akibat kandas panen total.
“Pemerintah wilayah juga menyiapkan persediaan pangan untuk kebutuhan darurat andaikan musibah berakibat pada masyarakat,” tambahnya.
Target Produksi Padi 2026
Sepanjang semester pertama 2026, produksi padi di Kabupaten Bandung Barat tercatat mencapai 144.977 ton gabah kering panen (GKP). Dengan beragam langkah mitigasi nan sedang berjalan, pemerintah wilayah optimistis dapat mengejar sasaran produksi tahunan sebesar 265.368,2 ton GKP.
Data Produksi Padi Bandung Barat 2026:
- Realisasi Semester I: 144.977 ton GKP
- Target Tahunan: 265.368,2 ton GKP
- Intervensi: 157 unit pompa air APBN








English (US) ·
Indonesian (ID) ·