Banjir Bandang Dahsyat Kembali Terjang Texas, 1 Orang Dilaporkan Tewas

5 hari yang lalu 7
Banjir Bandang Dahsyat Kembali Terjang Texas, 1 Orang Dilaporkan Tewas Banjir katastrofik kembali melanda Texas Tengah akibat meluapnya Sungai Guadalupe. Warga dievakuasi massal di wilayah nan menewaskan ratusan orang tahun lalu.(Texas Game Wardens)

SETIDAKNYA satu orang dilaporkan tewas akibat banjir bandang nan kembali menerjang wilayah Texas Tengah. Wilayah ini merupakan letak nan sama dengan musibah banjir kilat musim panas lampau nan merenggut lebih dari 130 korban jiwa.

Badan Cuaca Nasional (NWS) San Antonio melaporkan banjir "besar dan mematikan" dari Sungai Guadalupe diperkirakan bakal merusak area tersebut setelah diguyur hujan deras selama berhari-hari. Sejak Kamis pagi, petugas darurat telah mengimbau penduduk di sekitar aliran sungai untuk segera melakukan evakuasi.

Gubernur Texas, Greg Abbott, mengonfirmasi jatuhnya korban jiwa dalam pembaruan info pada Kamis sore.

"Kami bakal melakukan segala kemungkinan untuk menyelamatkan nyawa manusia," ujar Abbott melalui unggahan di media sosial.

Abbott menambahkan bahwa petugas telah sukses melakukan sekitar 80 penyelamatan. Korban nan meninggal bumi dipastikan bukan salah satu dari peserta perkemahan di wilayah tersebut. Menurutnya, permukaan air sungai nan naik dengan sigap bakal terus melonjak sepanjang hari.

Luapan Sungai nan Sangat Cepat

Pihak NWS terus memberikan pembaruan info secara berkala mengenai ancaman mendesak ini dan meminta penduduk segera mencari tempat aman.

"Banjir KATASTROFIK sedang terjadi. Pindah ke tempat nan lebih tinggi sekarang! Sungai Guadalupe naik dengan sigap dan bakal terus berlanjut!" tulis NWS San Antonio di platform X.

Berdasarkan laporan Texas Tribune, permukaan Sungai Guadalupe apalagi melonjak hingga 32 kaki (sekitar 975 cm) hanya dalam rentang waktu empat jam. Banjir ini berakibat pada beberapa wilayah di Texas Selatan, termasuk County Uvalde, Kerr, dan Kendall.

Rekaman video dari letak kejadian memperlihatkan mobil-mobil terendam air cokelat hingga setinggi jendela. Petugas penyelamat juga terlihat menggendong anak-anak mini keluar dari kepungan air untuk dibawa ke tempat nan lebih kering.

Trauma Bencana Musim Panas Lalu

Carter Lopez, 30, seorang penduduk Boerne, Texas, menceritakan gimana dia membantu menarik tetangganya keluar dari genangan air. Lantai bawah apartemen tetangganya terendam air setinggi empat inci, sehingga mereka terpaksa mengungsi ke unit apartemen milik Lopez. Menurutnya, banjir tahun lampau tidak "separah" tahun ini bagi wilayah tempat tinggalnya.

"Ini bukan sesuatu nan betul-betul bisa kami persiapkan," kata Lopez.

Banjir kali ini membangkitkan trauma mendalam bagi penduduk setempat. Pada Juli tahun lalu, banjir bandang di letak nan sama menewaskan lebih dari 130 orang, termasuk 25 anak-anak dan dua pembina di Camp Mystic, sebuah perkemahan wanita dekat Kerrville.

Saat liburan Fourth of July tahun lalu, Sungai Guadalupe di area perkemahan tersebut naik 26 kaki hanya dalam waktu 45 menit, menghanyutkan puluhan peserta kamp. Akibat tragedi tersebut, Camp Mystic memutuskan tidak beraksi lagi dan telah dinyatakan ambruk pada awal tahun ini. (BBC/Z-2)

Selengkapnya