Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) tetap menetapkan Status Transisi Darurat ke Pemulihan Bencana Banjir, Banjir Bandang, Tanah Longsor, dan Angin Kencang, seiring dengan mulai surutnya banjir nan melanda sejumlah daerah.
Status ini ditetapkan berasas Keputusan Gubernur Sumatera Barat Nomor 360-195-2026 nan bertindak hingga 18 September 2026.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari mengatakan, kondisi banjir di sejumlah wilayah terdampak telah berangsur surut, berasas pembaruan info hingga Selasa (4/8/2026), pukul 14.30 WIB.
"Seiring dengan surutnya genangan, masyarakat mulai kembali ke rumah masing-masing dan melakukan pembersihan lingkungan pascabanjir," kata Muhari dikutip dari siaran pers hari ini.
BNPB mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem nan tetap dapat terjadi.
Warga diharapkan mengikuti info resmi dari BMKG dan pemerintah daerah, menghindari aktivitas di area rawan banjir saat hujan lebat, serta segera melaporkan kondisi kedaruratan kepada petugas andaikan terjadi potensi ancaman musibah demi keselamatan bersama.
Sebagaimana diketahui, banjir di Sumbar dipicu oleh hujan dengan intensitas sangat tinggi nan mengguyur wilayah Kota Padang pada Senin (3/8), sekitar pukul 11.00 WIB hingga 17.00 WIB.
Curah hujan nan tinggi menyebabkan sejumlah sungai meluap dan menggenangi area permukiman dengan tinggi muka air mencapai sekitar 150 sentimeter di beberapa titik.
Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Kuranji, Koto Tangah, Bungus Teluk Kabung, Lubuk Begalung, dan Nanggalo, nan mencakup sejumlah kelurahan seperti Gunung Sarik, Pasar Lalang, Rimbo Tarok, Kuranji, Sungai Sapih, Aia Pacah, Koto Panjang Ikua Koto, Bungus Selatan, Teluk Kabung Utara, Pagambiran Ampalu Nan XX, hingga Surau Gadang.
Pendataan terhadap akibat banjir, baik korban jiwa maupun kerugian materiil, tetap terus dilakukan oleh petugas di lapangan.
(arj/arj)
[Gambas:Video CNBC]

1 jam yang lalu
2







English (US) ·
Indonesian (ID) ·