Bea Cukai Sumbagbar Sita 36,7 Juta Rokok Ilegal, Selamatkan Rp 36,6 M

5 hari yang lalu 8

Jakarta, CNBC Indonesia - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar) menyita 36,70 juta batang rokok terlarangan sepanjang semester I-2026. Penyitaan itu merupakan hasil dari 325 penindakan nan dilakukan selama Januari hingga Juni 2026.

Kepala Kanwil DJBC Sumbagbar Bier Budy Kismulyanto mengatakan selain puluhan juta batang rokok ilegal, petugas juga mengamankan 6.272 liter minuman mengandung etil alkohol (MMEA) terlarangan dari beragam operasi penindakan.

"Dari seluruh penindakan tersebut, nilai peralatan nan sukses diamankan diperkirakan mencapai Rp 56,72 miliar, dengan potensi kerugian negara nan sukses diselamatkan sebesar Rp 36,61 miliar," kata Bier, dikutip dari Detikcom, Jumat (17/7/2026).

Bier menjelaskan, selama semester I-2026 pihaknya telah menerbitkan 325 Surat Bukti Penindakan (SBP) di bagian cukai. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bagian dari upaya Bea Cukai menjaga keseimbangan antara pelayanan, pengawasan, dan optimasi penerimaan negara.

Ia menegaskan, pengawasan terhadap peralatan kena cukai terlarangan tidak hanya bermaksud menekan peredaran peralatan tanpa pita cukai, tetapi juga menciptakan persaingan upaya nan sehat serta melindungi pelaku upaya nan alim terhadap aturan.

"Kami bakal terus menjaga momentum ini melalui peningkatan kepatuhan pengguna jasa serta pengawasan nan ahli dan berintegritas," ujarnya.

Di sisi lain, Kanwil DJBC Sumbagbar juga mencatat realisasi penerimaan kepabeanan dan cukai hingga semester I-2026 mencapai Rp 1,54 triliun alias 65,68 persen dari sasaran tahun ini sebesar Rp 2,35 triliun.

Angka tersebut meningkat 15,06 persen dibandingkan periode nan sama tahun lalu. Penerimaan itu berasal dari bea masuk sebesar Rp 124,93 miliar, bea keluar Rp 1,41 triliun, dan cukai Rp 5,33 miliar.

Bea Cukai Sumbagbar memastikan bakal terus memperkuat pengawasan, penegakan hukum, dan peningkatan kepatuhan pengguna jasa untuk mengamankan penerimaan negara sekaligus melindungi masyarakat dari peredaran peralatan ilegal.

(haa/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya