Bekasi Resmi Kembangkan Proyek Sampah Jadi Listrik (PSEL) Rp3 Triliun

1 jam yang lalu 3

Bekasi, CNBC Indonesia - Kota Bekasi resmi memulai pengembangan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) dengan nilai investasi mencapai sekitar Rp3 triliun. KElak, PSEL ini bisa mengolah 500 ton sampah setiap tahunnya.

Chief Investment Officer (CIO) BPI Danantara, Pandu Sjahrir, menyampaikan peresmian ini merupakan lanjutan dari proyek nan sebelumnya telah diresmikan pertama kali di Denpasar, Bali.

PSEL ini bisa mengolah 500 ribu ton sampah menjadi daya per tahunnya alias 70% timbunan sampah terolah di kota Bekasi.

Dengan itu, PSEL ini bakal memberikan akibat nyata terhadap pengolahan sampah, daya hijau, dan memberdayakan ekonomi lokal dengan merujuk pada standar lingkungan European Industrial Emissions Directive.

Fasilitas ini ditargetkan bisa menurunkan emisi dari tempat pembuangan akhir hingga 80% dan mengurangi emisi karbon sebesar 640.000 ton setara CO2 per tahun.

"Dari sisi energi, inisiatif ini bakal menghasilkan daya hijau nan dapat menyuplai kebutuhan 55.000 rumah masyarakat Kota Bekasi," ujar Pandu dalam peresmian pembangunan PSEL di Kota Bekasi, Rabu (26/8/2026).

Dalam paparannya, Pandu menjabarkan bahwa proyek PSEL senilai Rp 3 triliun diperkirakan menciptakan sekitar 1.000 lapangan kerja hijau serta mengurangi kebutuhan lahan TPA sekitar 90%.

"Permasalahan sampah bukanlah masalah nan hanya dialami oleh satu wilayah alias satu orang saja. Permasalahan sampah adalah persoalan berbareng kita semua," katanya.

(pgr/pgr) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya