ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah membuka kesempatan kembali memberikan stimulus tarif transportasi pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2027/2028. Namun program tersebut belum masuk dalam pagu sugestif anggaran Direktorat Jenderal Perhubungan Darat tahun depan.
Kementerian Perhubungan telah mengusulkan tambahan anggaran kepada Kementerian Keuangan agar sejumlah program pelayanan masyarakat dapat tetap dijalankan. Salah satunya adalah pemberian stimulus tarif transportasi pada masa libur panjang.
"Kami telah mengusulkan kebutuhan anggaran mandatory nan belum terakomodasi pada pagu sugestif tahun 2027 kepada Menteri Keuangan dengan total sebesar Rp2,702 triliun," kata Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan dalam rapat dengan Komisi V DPR RI nan disiarkan YouTube, Senin (13/7/2026).
Sejumlah penumpang melangkah di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Rabu (4/12/2024). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) Foto: Sejumlah penumpang melangkah di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Rabu (4/12/2024). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Tambahan anggaran tersebut tidak hanya ditujukan untuk mendukung jasa keselamatan dan pikulan perintis, tetapi juga menjaga pelayanan transportasi pada momen dengan mobilitas masyarakat nan tinggi.
"Dukungan pelayanan sebesar Rp767,28 miliar antara lain untuk pengadaan bus sekolah, stimulus potongan nilai tarif transportasi Natal dan Tahun Baru 2027-2028, pikulan Lebaran, libur sekolah tahun 2027, serta aktivitas lainnya," ujar Aan.
Menurutnya, tambahan anggaran tersebut menjadi krusial agar pemerintah tetap bisa memberikan pelayanan transportasi nan memadai di tengah keterbatasan pagu anggaran nan diterima Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.
"Kami menyadari pagu sugestif 2027 tetap belum bisa memenuhi kebutuhan masyarakat bakal keselamatan dan memberikan pelayanan transportasi nan optimal. Karena itu kami berambisi support tambahan anggaran tersebut dapat segera terpenuhi," katanya.
(fys/wur)
Addsource on Google

1 jam yang lalu
2







English (US) ·
Indonesian (ID) ·