Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Gizi Nasional (BGN) resmi mempunyai lima pejabat tinggi madya baru untuk mengisi sejumlah kedudukan strategis di lingkungan lembaga. Kelimanya menggantikan pejabat sebelumnya, mulai dari posisi Sekretaris Utama hingga Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan.
Para pejabat tersebut diperkenalkan oleh Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari berbareng Wakil Kepala BGN Trenggono di Kantor BGN, Jakarta, Selasa (21/7/2026). Sebelumnya, kelima pejabat itu telah dilantik pada siang hari berasas Keputusan Presiden (Keppres) Presiden Prabowo Subianto.
Agustina mengatakan, penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu langkah krusial untuk memperkuat organisasi sekaligus mengoptimalkan penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Kemarin sore, (BGN) dapat Keppres (Keputusan Presiden) mengangkat beliau-beliau ini, pejabat tinggi madya," kata Agustina dalam konvensi pers.
Menurutnya, kehadiran jejeran ketua baru diharapkan bisa mempercepat pembenahan organisasi BGN agar penyelenggaraan program MBG semakin optimal.
"Kami butuh tim memperbaiki BGN dan makan bergizi gratis," ujarnya.
Adapun lima pejabat tinggi madya nan resmi dilantik, ialah Lili Khamiliyah sebagai Sekretaris Utama. Sebelum menduduki kedudukan tersebut, dia menjabat Kepala Biro Umum dan Keuangan BGN. Sebelumnya, Lili juga pernah menjadi Kepala KPPN Jakarta V Kementerian Keuangan pada 2023-2025 dan Kepala KPPN Cirebon pada 2021-2023.
Selanjutnya, Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea dipercaya sebagai Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola. Ia sebelumnya menjabat Direktur Penyakit Menular Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada 2025-2026, Direktur Imunisasi pada 2025, serta Direktur Pengelolaan Imunisasi pada 2022-2025.
Kemudian Zainuri dilantik sebagai Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran. Sebelum berasosiasi di BGN, dia menjabat Kepala Biro Keuangan BPKP pada 2025-2026, setelah sebelumnya menjadi Kepala Perwakilan BPKP Papua pada 2023-2024 dan Kepala Perwakilan BPKP Papua Barat pada 2021-2023.
Sementara itu, Mariman Darto dipercaya mengemban kedudukan Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama. Sebelumnya dia merupakan Staf Ahli Bidang Manajemen Talenta di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Adapun posisi Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan sekarang diisi Ketut Sumedana. Mantan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung itu sebelumnya menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatra Selatan pada 2025-2026, setelah lebih dulu memimpin Kejaksaan Tinggi Bali pada 2024-2025.
(dem/dem)
Addsource on Google

13 jam yang lalu
6







English (US) ·
Indonesian (ID) ·