ARTICLE AD BOX
(Dok BMIWI)
PENCANANGAN Hari Majelis Taklim Nasional resmi digulirkan sebagai corak penghormatan kepada jutaan jemaah, pengurus, dan penggerak majelis taklim di seluruh Indonesia. Momentum ini menandai pengakuan atas pengabdian puluhan tahun dalam dakwah, pendidikan umat, pemberdayaan masyarakat, hingga penguatan nilai-nilai kebangsaan.
Ketua Presidium Badan Musyawarah Islam Wanita Indonesia (BMIWI) Periode 2025-2026, Iin Kandedes, menyatakan bahwa langkah ini diharapkan menjadi awal lahirnya support negara nan lebih kuat terhadap majelis taklim sebagai mitra strategis pembangunan bangsa.
"Melalui pencanangan Hari Majelis Taklim Nasional, kami membujuk seluruh komponen bangsa, pemerintah, organisasi kemasyarakatan, lembaga pendidikan, tokoh agama, dan masyarakat untuk bersama-sama memberikan penghargaan terhadap peran historis dan kontribusi nyata majelis taklim," ujar Iin dalam keterangan resmi, Senin (13/7).
Iin menambahkan, kontribusi tersebut sangat krusial dalam membangun masyarakat Indonesia nan religius, beradab mulia, berilmu, dan mempunyai daya saing tinggi.
Momentum Milad ke-59 BMIWI
Pencanangan tersebut dilakukan dalam rangkaian Milad ke-59 BMIWI nan digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Minggu (12/7). Kegiatan ini menegaskan posisi majelis taklim sebagai pilar pendidikan Islam nonformal, penguatan ketahanan keluarga, serta pusat pemberdayaan perempuan.
Selama nyaris enam dekade, BMIWI telah konsisten menjadi wadah sinergi bagi beragam organisasi wanita Islam di Indonesia. Melalui jaringan majelis taklim nan tersebar luas, organisasi ini terus berupaya meningkatkan literasi keagamaan dan menanamkan nilai-nilai Islam nan moderat, inklusif, serta rahmatan lil 'alamin.
Milad ke-59 ini juga menjadi tonggak krusial dalam memperkuat kerjasama antara pemerintah dan masyarakat. Tujuannya adalah menjadikan majelis taklim sebagai pusat pembelajaran sepanjang kehidupan nan adaptif terhadap perkembangan zaman, namun tetap teguh memegang jati diri bangsa dan nilai-nilai keislaman. (I-2)
Fokus Utama Majelis Taklim:
- Pilar pendidikan Islam nonformal dan pembangunan karakter.
- Penguatan ketahanan family dan pemberdayaan perempuan.
- Pusat literasi keagamaan nan moderat dan inklusif.
- Mitra strategis pemerintah dalam pembangunan peradaban bangsa.








English (US) ·
Indonesian (ID) ·