BNNK Bontang menggelar syukuran HANI 2026.(Dok Diskominfo Kota Bontang)
BADAN Narkotika Nasional (BNN) Kota Bontang, Kalimantan Timur, sukses menggelar aktivitas syukuran puncak peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026 pada Kamis (23/7). Bertempat di Bontang Nusantara Resto, aktivitas ini menjadi momentum krusial bagi seluruh komponen wilayah untuk memperkuat komitmen perang melawan narkoba (War on Drugs).
Peringatan HANI tahun ini mengusung tema Membangun Generasi Sehat, Cerdas, dan Kuat Melalui Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045. Acara syukuran ini sekaligus menjadi puncak dari rangkaian panjang tindakan nyata BNN Kota Bontang nan telah dimulai sejak akhir Juni lalu.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menegaskan support penuhnya terhadap aktivitas ini. Hadir mewakili Wali Kota Bontang, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Bontang, Deddy Haryanto, menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi BNNK dalam menjaga kondusivitas kota dari ancaman peralatan haram.
Dalam sambutannya, Deddy Haryanto menekankan bahwa sinergi antara Pemkot Bontang dan BNNK sekarang semakin kokoh, terlebih dengan adanya payung norma Peraturan Daerah (Perda) Kota Bontang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Fasilitasi P4GN. Pemkot berkomitmen memastikan setiap lini masyarakat, mulai dari lingkungan RT hingga area industri, bersih dari penyalahgunaan narkotika.

"Pemerintah Kota Bontang tidak bakal memberi ruang bagi peredaran narkoba. Melalui momentum HANI 2026 ini, kita perkuat kerjasama untuk melindungi generasi muda Bontang agar tumbuh menjadi SDM nan sehat dan pandai menuju Indonesia Emas 2045," ujar Deddy sebagaimana dilansir laman web PPID Kota Bontang.
Sementara itu, Kepala BNN Kota Bontang, Lulyana Ramdhani, memaparkan beragam capaian hasil rangkaian aktivitas HANI 2026. Mulai dari Kampanye P4GN Ananda Beraksi di ruang publik, tindakan donor darah, hingga edukasi masif lewat podcast berbareng para Duta Anti Narkoba.
Lebih lanjut, Lulyana menjelaskan bahwa pada tahun ini, BNNK Bontang berfokus pada intervensi terpadu di 8 letak prioritas. Fokus tersebut mencakup:
- Penguatan Kelurahan Bersinar (Bersinar Narkoba) di Loktuan dan Tanjung Laut Indah.
- Pembentukan Satgas P4GN di Dinas Pemadam Kebakaran.
- Deteksi awal di sekolah-sekolah.
- Tes urine berkala di lingkungan objek vital nasional seperti PT Pupuk Kaltim dan industri swasta lainnya.
Acara syukuran nan berjalan penuh suasana keakraban ini turut dihadiri oleh jejeran Forkopimda, lembaga vertikal, perwakilan manajemen perusahaan lembaga strategis, tokoh masyarakat, serta para penggiat anti narkoba se-Kota Bontang. (RO/I-2)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·