Bontang Siaga Karhutla, Wawali Agus Haris Dorong Penguatan Posko Terpadu

1 jam yang lalu 3
Bontang Siaga Karhutla, Wawali Agus Haris Dorong Penguatan Posko Terpadu Pemkot Bontang menggelar apel campuran kesiapsiagaan karhutla berbareng TNI, Polri, BPBD, Damkartan, dan Satpol PP di tengah cuaca kering.(Diskominfo Bontang)

WAKIL Wali Kota Bontang Agus Haris memimpin Apel Gelar Pasukan dalam rangka kesiapsiagaan dan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Lapangan Makodim 0908 Bontang, Rabu (26/8/2026) pagi.

Apel campuran tersebut melibatkan jejeran TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang. Kegiatan ini menjadi langkah berbareng untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran di tengah kondisi cuaca nan kering dan minim hujan dalam beberapa bulan terakhir.

Dalam kesempatan tersebut, Wawali Agus Haris membacakan sambutan dan pengarahan Wali Kota Bontang kepada jejeran pasukan apel sekaligus membujuk seluruh komponen masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla.

Usai memimpin apel, Agus Haris mengatakan aktivitas tersebut merupakan hasil koordinasi antara jejeran TNI, Polri dan Pemerintah Kota Bontang. Ia menyebut BPBD secara unik bakal menjadi salah satu leading sector dalam penanganan kondisi kebencanaan, dengan support perangkat wilayah lainnya.

“Alhamdulillah hari ini betul-betul bisa kita laksanakan apel gabungan. Rencananya juga bakal dibuat posko terpadu agar koordinasi dan pemantauan kondisi di lapangan lebih mudah,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah berbareng unsur TNI dan Polri tengah membahas letak nan tepat untuk posko terpadu tersebut agar masing-masing pihak dapat bergerak sigap andaikan terjadi kebakaran.

Wawali juga meminta seluruh perangkat daerah, hingga tingkat kelurahan dan RT, turut aktif memantau kondisi lingkungan. Menurutnya, potensi kebakaran dapat muncul dari aktivitas masyarakat, seperti pembakaran sampah kering maupun pembukaan lahan.

Ia mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, terlebih kondisi saat ini cukup kering. Masyarakat juga diminta memastikan puntung rokok tidak dibuang sembarangan lantaran dapat menjadi salah satu pemicu kebakaran.

“Kami minta kepada seluruh masyarakat Kota Bontang agar betul-betul bisa menjaga ini. Jangan mudah membakar, termasuk membuang puntung rokok kudu dipastikan tidak menjadi pemicu kebakaran,” tegasnya.

Agus Haris menambahkan, setiap kejadian kebakaran bakal mendapat pemantauan dan penelusuran dari pihak berwenang. Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan tindakan nan dapat menyebabkan kebakaran, baik lantaran kelalaian maupun kesengajaan.

Pemerintah Kota Bontang, lanjutnya, tidak hanya mengantisipasi akibat kebakaran terhadap kerugian materiil, tetapi juga akibat terhadap kualitas udara akibat meningkatnya polusi.

“Yang lebih kita perhatikan, kita kudu menjaga agar kebakaran tidak melebar dan meluas sehingga menimbulkan korban materiil. Utamanya lagi bertambahnya polusi,” pungkasnya.

Melalui apel gelar pasukan ini, Pemerintah Kota Bontang berbareng TNI, Polri dan seluruh unsur mengenai menegaskan komitmen untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan pemantauan serta mempercepat penanganan andaikan terjadi Karhutla di wilayah Kota Bontang. (RO/Z-2)

Selengkapnya