BPBD Temanggung Assesmen Permintaan Air Bersih Lima Dusun Terdampak Kekeringan

10 jam yang lalu 3
BPBD Temanggung Assesmen Permintaan Air Bersih Lima Dusun Terdampak Kekeringan Seorang penduduk mengumpulkan batu kali hasil pencariannya di Sungai Cisadane, Rumpin, Bogor, Jawa Barat, Senin (20/7/2026).(Antara)

HINGGA Selasa (21/7), kondisi kekeringan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, tetap dinilai relatif aman. BPBD tetap menunggu hasil asesmen di lima dusun nan telah mengusulkan permintaan air bersih. 

Lima dusun terdampak kekeringan nan mengusulkan permintaan air bersih adalah Dusun Gentan, Suruh, Setro, Wonogiri, dan Sejarak. Kelimanya masuk wisalay Desa Gentan, Kecamatan Kranggan.  

"Asesmen tersebut sebagai dasar penentuan langkah selanjutnya," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Totok Nursetyanto, kepada wartawan, Selasa.

Menurut Totok, pada penyelenggaraan pengedaran air bersih nantinya, BPBD bakal berkoordinasi dengan pemerintah desa dan penduduk untuk menentukan waktu nan paling tepat, bisa pagi, siang, sore, alias malam hari. Droping air biasanya menyesuaikan waktu berkumpulnya masyarakat agar pengedaran melangkah efektif dan tepat sasaran."

Surat permohonan support air bersih dari penduduk Desa Gentan, Kecamatan Kranggan sudah diterima," katanya.

Totok Nusetyanto mengatakan, pihaknya menindaklanjuti permintaan tersebut dengan melakukan asesmen lapangan. Hal itu untuk memastikan kondisi sumber air di wilayah tersebut sebelum memutuskan penyelenggaraan droping air.

Disampaikan, asesmen dilakukan untuk memastikan apakah penduduk betul-betul mengalami kekeringan alias hanya terjadi penurunan debit air. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan sumber air sudah tidak bisa memenuhi kebutuhan masyarakat akibat kekeringan, BPBD bakal memasukkan wilayah tersebut ke dalam agenda rutin pengedaran air bersih. (TS/E-4)

Selengkapnya