Bulan Juli Luas Karhutla di Babel 194,2 Hektare

56 menit yang lalu 2
Bulan Juli Luas Karhutla di Babel 194,2 Hektare Petugas terus berjibaku padamkan karhutla di Dusun Selingsing, Kecamatan Gantung, Belitung Timur.(MI/Rendy Ferdiansyah)

KEBAKARAN rimba dan lahan (karhutla) terus terjadi di seluruh wilayah di Provinsi Bangka Belitung (Babel).

Berdasarkan info Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sejak awal Juli hingga akhir Juli luas karhutla sudah mencapai 194,2 hektare.

Analis Kebencanaan Ahli Muda BPBD Babel Hardiansyah mengatakan, musim tandus tahun ini diwarnai dengan kondisi cuaca panas ekstrem dan angin kencang. Hal tersebut menurut dia turut menyebabkan musibah karhutla terus terjadi di seluruh wilayah di Provinsi Bangka Belitung.

"Sejak awal Juli hingga saat ini, kondisi cuaca panas dan angin kencang, karhutla sangat rawan di Provinsi Bangka Belitung," kata Hardiansyah, Senin (3/7).

Ia menyebutkan, nyaris setiap hari pihaknya selalu menerima laporan karhutla dari BPBD Kabupaten/Kota. "Setiap hari selalu ada lahan terbakar, luasnya mulai dari 1 hektare hingga 5 hektare," ujarnya.

Sejak awal hingga akhir Juli lanjutnya luas lahan nan sudah terbakar mencapai 194,2 hektare.

"Memang tidak seluas (wilayah) Sumatra (lain), info kita jika di jumlahnya sejak Juli sudah mencapai 194, 2 hektare," ungkapnya.

Dari luasan tersebut, intensitas karhutla didominasi terjadi di Belitung Timur 45 kali, Belitung 23 kali, Bangka Tengah 14 kali, Pangkalpinang 10 kali, Bangka Selatan dan Bangka masing-masing 4 kali, serta bangka barat 3 kali.

"Sehari nyaris dua hingga tiga kali kejadian karhutla di Pulau Belitung, tapi semua sukses dipadamkan sehingga tidak terus meluas," terangnya.

"Karhutla di Babel ini terjadi bukan hanya siang alias sore hari. Malam pun terjadi," imbuhnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan tidak membakar Lahan serta membuang putung rokok sembarang.

"Cuaca seperti sekarang ini, kami imbau penduduk jangan bakar sampah sembarangan dan jangan buang puntung rokok apa adanya," ucapnya. (RF/E-4)

Selengkapnya