CHEF de Mission (CdM) Indonesia untuk Asian Games Aichi Nagoya 2026, Todotua Pasaribu.(Dok. MI)
CHEF de Mission (CdM) Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Todotua Pasaribu, menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh proses naturalisasi empat atlet nan diproyeksikan memperkuat timnas hoki Indonesia. Langkah ini diambil guna meningkatkan daya saing skuad Garuda di kancah Asia.
Dukungan tersebut disampaikan Todotua saat meninjau langsung pemusatan latihan tim beruntung di Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Selasa (21/7). Dalam kunjungannya, dia menegaskan bakal mengawal proses manajemen agar para pemain tersebut bisa segera berasosiasi dengan tim.
"Kita bakal coba sorong agar kemauan menaturalisasi empat pemain beruntung tersebut bisa sigap terealisasi. Dan, kita juga bakal mencoba mengakomodir usulan beberapa coach pendamping Timnas Hockey Field Indonesia nan bakal berangkat nanti," ujar Todotua dalam keterangan resminya.
Selain konsentrasi pada penguatan personel melalui naturalisasi, tim CdM juga tengah mematangkan persiapan logistik dan kebutuhan kontingen. Tercatat sebanyak 48 orang, nan terdiri atas atlet, pelatih, serta ofisial, bakal mendapatkan support penuh selama berkompetensi di pesta olahraga terbesar di Asia tersebut.
Target Enam Besar dan Kualifikasi Olimpiade
Sekretaris Jenderal Federasi Hoki Indonesia (FHI), Yasser Arafat Suaidy, menyambut positif perhatian nan diberikan oleh tim CdM. Menurutnya, kehadiran dan support langsung dari CdM menjadi suntikan motivasi bagi para atlet nan tengah bersiap.
"Alhamdulillah, hari ini kita berterima kasih dikunjungi Pak CdM dan beliau support. Ada beberapa pembimbing nan disupport untuk berangkat, sangat mendukung tim. Dan juga ada beberapa pemain dalam proses naturalisasi, disupport oleh tim beliau," kata Yasser.
Yasser menjelaskan bahwa Asian Games 2026 mempunyai nilai strategis bagi masa depan beruntung Indonesia. Pasalnya, arena ini menjadi pintu masuk menuju kualifikasi Olimpiade. Dengan komposisi tim nan lebih kuat, FHI mematok sasaran tinggi dalam turnamen tersebut.
"Jadi sasaran kita, memandang kualitas kita, kita bisa masuk di ranking enam besar. Mudah-mudahan bisa lebih dari itu, bisa kualifikasi Olimpiade. Mudah-mudahan jika kita dapat suntikan pemain naturalisasi bisa lebih baik," pungkasnya. (H-3)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·