Cegah Stunting Sejak Dini, 300 Balita di Brebes dapat Bantuan Gizi

2 hari yang lalu 4
Cegah Stunting Sejak Dini, 300 Balita di Brebes dapat Bantuan Gizi Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma (kiri) menyalami ibu nan menggendong anak.(Dok Humas Pemkab Brebes)

UPAYA melahirkan generasi nan sehat dan pandai terus diperkuat Pemerintah Kabupaten/Pemkab Brebes, Jawa Tengah. Melalui pemberian support pangan bergizi kepada balita, Pemkab Brebes berupaya memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi nan cukup sebagai langkah nyata menekan nomor stunting.

Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma menyerahkan secara langsung Bantuan Penurunan Stunting dan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) kepada family penerima faedah di Balai Desa Wanatirta dan Balai Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes.

Sebanyak 300 balita di Desa Wanatirta dan Desa Winduaji menerima support berupa beras Fortivit, telur, susu serta beras dari Cadangan Pangan Pemerintah Daerah. Bantuan bakal disalurkan dalam dua tahap selama semester ini sebagai bagian dari intervensi pemenuhan gizi bagi balita nan berisiko mengalami stunting.

Paramitha mengatakan, pemenuhan gizi anak sejak usia awal merupakan investasi krusial bagi masa depan daerah. Menurutnya, anak nan tumbuh sehat bakal mempunyai kesempatan lebih besar untuk berkembang, belajar, dan meraih cita-cita.

"Anak-anak adalah masa depan Brebes. Karena itu, memastikan mereka tumbuh sehat dan tercukupi gizinya menjadi tanggung jawab kita bersama. Dari family nan sehat bakal lahir generasi nan pandai dan berkualitas," ujar Paramitha, melalui keterangan resmi, dikutip Minggu (19/7).

Ia menjelaskan, stunting bukan hanya persoalan tinggi badan, tetapi juga dapat memengaruhi perkembangan otak, keahlian belajar, kesehatan, hingga produktivitas anak ketika dewasa. Oleh karena itu, penanganannya memerlukan keterlibatan beragam pihak, mulai dari pemerintah hingga keluarga.

Menurut Paramitha, support nan diberikan merupakan corak kehadiran pemerintah untuk meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan gizi balita dapat terpenuhi.

"Semoga support ini betul-betul dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak sehingga mereka dapat tumbuh sehat, aktif, dan mempunyai masa depan nan lebih baik," ucap Paramitha.

Selain memberikan bantuan, Paramitha membujuk para orang tua untuk terus memperhatikan pola asuh dan kesehatan anak melalui pemberian ASI eksklusif, makanan pendamping ASI nan bergizi dan kaya protein hewani, rutin datang ke Posyandu, melengkapi imunisasi, serta menjaga kebersihan lingkungan.

"Keberhasilan mencegah stunting sangat berjuntai pada peran keluarga. Mari bersama-sama kita jaga tumbuh kembang anak agar mereka menjadi generasi nan sehat, cerdas, dan siap membangun Brebes di masa depan," tuturnya.

Paramitha juga mengapresiasi sinergi seluruh pihak, mulai dari perangkat daerah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga masyarakat nan terus bergerak berbareng dalam upaya percepatan penurunan stunting.

Melalui kerjasama tersebut, Pemerintah Kabupaten Brebes optimistis nomor stunting dapat terus ditekan. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas kesehatan anak, tetapi juga menjadi fondasi lahirnya sumber daya manusia nan unggul untuk mendukung terwujudnya Brebes Beres dan menyongsong Indonesia Emas 2045.

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Brebes Ineke Tri Sulistyowaty, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Hendri Adi Komara, Kepala DP3KB Kabupaten Brebes Eni Listiana, Camat Paguyangan Koko Kusnanto, jejeran Forkopimcam, pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu serta masyarakat penerima manfaat. (H-2)

Selengkapnya