Ciptakan Lingkungan Inklusif bagi Penyandang Vitiligo

9 jam yang lalu 4
Ciptakan Lingkungan Inklusif bagi Penyandang Vitiligo LUIS TATO / AFP( Vitiligo model Julie Nasuju di aktivitas fesyen Nairobi, September 2023)

PERUBAHAN warna kulit akibat vitiligo kerap menimbulkan tantangan bagi penyandangnya yakni menyangkut rasa percaya diri, penerimaan sosial, hingga kesehatan mental. Meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap vitiligo dinilai dapat menciptakan  lingkungan nan lebih inklusif. 

Dalam rangka memperingati Hari Vitiligo Sedunia, Regenesis mempertemukan sejumlah penyandang vitiligo dan memberikan penghargaan kepada 10 penyandang vitiligo inspiratif.

Penghargaan diberikan sebagai corak apresiasi serta menjadi inspirasi bagi masyarakat melalui kisah hidup masing-masing.

President Director PT Regenesis Indonesia, Emmy Noviawati, mengatakan kesadaran masyarakat terhadap vitiligo terus mengalami peningkatan. Hal itu, menurutnya, tercermin dari berkembangnya organisasi penyandang vitiligo di Indonesiaa.

“Kami percaya kecantikan bukanlah tentang kesempurnaan, tetapi tentang keberanian untuk menerima diri sendiri," kata dia di Jakarta, Selasa (21/7).

Ia menambahkan bahwa setiap perseorangan mempunyai kewenangan nan sama untuk merasa percaya diri, dihargai, dan diterima tanpa memandang kondisi kulit nan dimiliki.

Head Marketing Skincare PT Regenesis Indonesia, Dini Ika mengatakan pihaknya mendorong terciptanya masyarakat nan lebih inklusif terhadap penyandang vitiligo melalui edukasi, kampanye publik, kerjasama dengan komunitas, hingga program penghargaan. (H-4)

Selengkapnya