Cuaca Jateng Senin: 7 Daerah Berpeluang Hujan Ringan dan Waspada Gelombang Tinggi

2 hari yang lalu 3
 7 Daerah Berpeluang Hujan Ringan dan Waspada Gelombang Tinggi Kawasan Dataran Tinggi dan Pegunungan Dieng berada di perbatasan Banjarnegara dan Wonosobo berkesempatan diguyur hujan ringan Senin (20/7) awal hari.(Dok. MI)

KAWASAN pegunungan dan dataran tinggi di tujuh wilayah Jawa Tengah (Jateng) bagian tengah berkesempatan diguyur hujan ringan pada Senin (20/7) awal hari. Meski demikian, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rimba dan lahan (karhutla) akibat musim kemarau.

Prakirawan BMKG Stasiun Ahmad Yani Semarang, Farita Rachmawati, menjelaskan bahwa hujan ringan tersebut diprediksi mengguyur wilayah Cilacap, Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Wonosobo, dan Temanggung. Meskipun intensitas hujan condong mini dan tidak merata, kejadian ini diharapkan dapat sedikit mengurangi suhu panas di tengah musim kemarau.

"Meskipun tetap ada kesempatan hujan, tetapi tetap waspadai karhutla lantaran di musim tandus ini banyak tanaman, ranting pohon, dan dedaunan kering nan mudah terbakar saat tersulut percikan api," ujar Farita pada Minggu (19/7) malam.

Secara umum, wilayah lain di Jawa Tengah diprediksi mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan. Angin bertiup dari arah timur laut ke barat daya dengan kecepatan 3-20 kilometer per jam. Suhu udara berkisar antara 14-30 derajat Celcius dengan kelembaban udara mencapai 75-95 persen.

Peringatan Gelombang Tinggi dan Rob

Selain kondisi cuaca di darat, BMKG juga mengeluarkan peringatan mengenai kondisi perairan. Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, Lessy Andari, menyebut bahwa gelombang tinggi antara 1,25 hingga 2,5 meter tetap berjalan di perairan utara dan selatan Jawa Tengah.

Di perairan utara, gelombang tinggi terjadi merata di area Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak, Karimunjawa, Jepara, hingga Pati-Rembang. Sementara di perairan selatan, kondisi serupa melanda wilayah Cilacap hingga Purworejo.

"Ketinggian gelombang di atas 1,25 meter ini cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran, terutama bagi kapal nelayan, tongkang, hingga kapal penumpang saat kecepatan angin di atas 15 knot," jelas Lessy.

Terkait banjir pesisir, Lessy menambahkan bahwa meskipun pasang air laut (rob) sempat mereda pada Minggu malam, potensi rob diprediksi kembali muncul pada Senin (20/7) pukul 10.00-14.00 WIB dengan ketinggian maksimum 1 meter. Warga di sepanjang Pantura Jawa Tengah diminta kembali siaga menghadapi potensi banjir tersebut. (H-3)

Selengkapnya