Cuaca Jawa Tengah 18 Juli 2026: Waspada Angin Kencang dan Banjir Rob Pantura

4 hari yang lalu 8
 Waspada Angin Kencang dan Banjir Rob Pantura ilustrasi(MI/Akhmad Safuan)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan awal mengenai kondisi cuaca Jawa Tengah untuk Sabtu (18/7). Meski cuaca didominasi cerah berawan, penduduk diminta mewaspadai potensi angin kencang serta lama banjir rob nan lebih panjang di area pesisir utara (Pantura).

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Agus Triyono, menjelaskan bahwa prakiraan cuaca di Jawa Tengah sepanjang hari ini umumnya cerah berawan hingga berawan. Namun, hujan ringan tidak merata berkesempatan turun di tiga wilayah, ialah Purbalingga, Wonosobo, dan Kajen, terutama di area pegunungan dan dataran tinggi pada sore hingga awal malam.

Selain hujan, Agus menekankan perlunya kewaspadaan terhadap angin kencang nan bertiup dari timur ke selatan dengan kecepatan 5-35 kilometer per jam. Kondisi ini, ditambah dengan kelembaban udara nan rendah (45-95 persen) dan suhu udara antara 16-33 derajat Celsius, meningkatkan akibat kebakaran rimba dan lahan (karhutla).

"Waspada karhutla lantaran banyak tanaman mengering dan mudah terbakar di musim tandus ini," ujar Agus Triyono.

Ancaman Banjir Rob di Pantura

Kondisi kritis juga dilaporkan terjadi di perairan utara Jawa Tengah. Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, Wahyu Sri Mulyani, mengungkapkan bahwa lama air laut pasang (rob) kali ini lebih panjang dari biasanya, ialah mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.

Fenomena ini menyebabkan banjir rob di sejumlah wilayah seperti Pati, Demak, Semarang, dan Pekalongan semakin susah surut. Dampaknya, akses transportasi terganggu lantaran jalan dan jembatan terendam, serta menghalang aktivitas ekonomi penduduk seperti bongkar muat di pelabuhan, budidaya perikanan darat, dan petani garam.

"Warga di area pesisir Pantura diminta tetap waspada dan siaga banjir rob dengan ketinggian maksimum mencapai 1 meter," kata Wahyu.

Kondisi Gelombang Laut

Terkait kondisi perairan, BMKG mencatat adanya penurunan ketinggian gelombang di wilayah utara, seperti Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak, Karimunjawa, Jepara, hingga Pati-Rembang, dengan kisaran 0,5-1,25 meter.

Namun, situasi berbeda terjadi di perairan selatan Jawa Tengah. Gelombang tinggi antara 1,25-2,5 meter tetap berjalan dan berisiko bagi aktivitas pelayaran. Nelayan, operator kapal tongkang, serta pikulan penumpang diimbau waspada, terutama jika kecepatan angin melampaui 15 knot.

Ringkasan Peringatan Dini Jawa Tengah (18 Juli 2026):

  • Angin Kencang: Kecepatan 5-35 km/jam, waspada Karhutla.
  • Banjir Rob: Pesisir Pantura (Semarang, Demak, Pati, Pekalongan) pukul 08.00-14.00 WIB.
  • Gelombang Tinggi: Perairan Selatan Jateng mencapai 2,5 meter.
  • Hujan Ringan: Purbalingga, Wonosobo, dan Kajen (sore/malam).
Selengkapnya