Pemain timnas Inggris Declan Rice melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang timnas Prancis di laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026.(AFP/BUDA MENDES / GETTY IMAGES NORTH AMERICA)
GELANDANG timnas Inggris, Declan Rice, melontarkan pernyataan berani dengan menyebut skuad The Three Lions saat ini sebagai generasi terbaik dalam beberapa dasawarsa terakhir. Keyakinan ini muncul meski Inggris mengakhiri perjalanan di Piala Dunia 2026 sebagai juara ketiga.
Kepastian posisi ketiga tersebut diraih setelah Inggris menumbangkan timnas Prancis dengan skor mencolok 6-4 dalam laga perebutan tempat ketiga nan berjalan di Stadion Miami, Minggu (19/7). Kemenangan ini menjadi pelipur lara setelah langkah mereka dihentikan timnas Argentina dengan skor 1-2 di babak semifinal.
Optimisme Declan Rice
"Kami adalah grup timnas Inggris terbaik dalam beberapa dasawarsa terakhir. Itu kebenaran dan tidak ada nan bisa mengambilnya dari kami," tegas Rice sebagaimana dilansir dari ESPN.
Pemain jagoan Arsenal tersebut menekankan bahwa standar tim telah meningkat. Skuad Inggris sekarang tidak lagi merasa cukup hanya dengan mencapai fase gugur alias semifinal. Ambisi besar untuk mengangkat trofi menjadi konsentrasi utama bagi generasi saat ini.
"Kami sudah capek hanya mengatakan bangga lantaran mencapai semifinal alias perempat final. Pada akhirnya kami mau menjadi juara berbareng Inggris. Tetapi finis di posisi ketiga turnamen ini tetap merupakan pencapaian besar," tambah Rice.
Menurut Rice, kegagalan melaju ke final lebih disebabkan oleh aspek keberuntungan dan detail-detail mini di lapangan. Ia percaya bahwa Inggris hanya butuh sedikit dorongan lagi untuk betul-betul memutus dahaga gelar juara nan sudah berjalan sangat lama.
Era Baru di Bawah Thomas Tuchel
Piala Dunia 2026 menjadi panggung besar pertama bagi Thomas Tuchel sebagai manajer Inggris. Meski sempat mendapat kritik dari sebagian pendukung menyusul kegagalan menembus final, Tuchel sukses membawa stabilitas nan membikin Inggris tetap kompetitif di level tertinggi.
Kapten tim, Harry Kane, memberikan pembelaan sekaligus support penuh kepada sang pelatih. Penyerang Bayern Muenchen itu menilai ikatan di dalam tim saat ini sangat istimewa, apalagi salah satu nan terkuat sepanjang pekerjaan internasionalnya.
"Ini adalah salah satu grup timnas Inggris terbaik nan pernah saya ikuti. Saat memandang para pemain di hotel, saat latihan, maupun di ruang ganti, kami mempunyai ikatan nan sangat spesial dan kepercayaan nan besar satu sama lain," ujar Kane.
Progres Berkelanjutan
Dalam satu dasawarsa terakhir, performa Inggris di turnamen mayor memang menunjukkan tren positif nan konsisten. Dimulai dari era Gareth Southgate nan mencapai semifinal Piala Dunia 2018 dan dua final Euro (2021 dan 2024), sekarang di bawah Tuchel, tradisi menembus empat besar tetap terjaga.
Kane meyakini bahwa pengalaman di Piala Dunia kali ini bakal menjadi modal berbobot bagi Tuchel dan seluruh pemain untuk menghadapi turnamen berikutnya. "Ini adalah turnamen besar pertamanya. Saya rasa dia belajar banyak tentang skuad ini dan tekanan nan kudu dihadapi. Pengalaman itu bakal membikin kami menjadi lebih baik ke depannya," pungkas sang kapten.
Catatan Pertandingan: Inggris mengamankan posisi ketiga Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Prancis 6-4 di Miami. Ini merupakan pencapaian terbaik Inggris di Piala Dunia sejak terakhir kali menjadi juara pada 1966 dan meraih posisi keempat pada 1990 serta 2018.
(Ant/Z-1)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·