Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi(ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin)
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi membujuk penduduk untuk melawan aksi kejahatan nan marak di Jabar. Mulai dari pencopetan, pembegalan, hingga peredaran minuman keras dan obat-obatan terlarang.
“Jawa Barat menjadi wilayah nan sangat lembek untuk tindakan kejahatan nan terstruktur di beragam tempat. Upaya menjaga keamanan tidak dapat hanya mengandalkan abdi negara penegak hukum, tetapi memerlukan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat," paparnya, Rabu (5/8).
Dia menyatakan sejumlah tindak pidana tetap menjadi ancaman di Jawa Barat. Di antaranya adalah pencopetan, penjambretan, pencurian, penggarongan, pembegalan, hingga Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Berbagai corak kejahatan tersebut, tambahnya, perlu mendapat perhatian serius lantaran dapat mengganggu rasa kondusif masyarakat.
Selain itu, peredaran minuman keras dan obat-obatan terlarang juga marak. nan paling menarik perhatian adalah peredaran Tramadol.
Penyalahgunaan tramadol menjadi salah satu persoalan nan kudu ditangani bersama. Obat tersebut kerap disalahgunakan sehingga dapat memengaruhi perilaku pelaku kejahatan.
“Tramadol dikonsumsi melahirkan orang dalam keadaan nyalinya tinggi, berani membacok, berani menjambret, berani mencopet, apalagi berani membunuh,” katanya.
Ia menegaskan, keberadaan upaya terlarangan nan berangkaian dengan peredaran obat-obatan dan minuman keras tidak boleh dibiarkan berkembang di lingkungan masyarakat lantaran berpotensi melahirkan kejahatan baru.
Untuk menekan nomor kriminalitas, Dedi membujuk masyarakat berani melawan dan tidak memberikan ruang bagi pelaku kejahatan maupun pelaku upaya ilegal.
Ia juga meminta seluruh unsur pemerintahan dan abdi negara keamanan memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan.
Dedi mengimbau masyarakat agar tidak takut menghadapi beragam corak kriminalitas. Rasa takut justru memberi ruang bagi pelaku kejahatan untuk terus beroperasi.
“Hilangkan rasa takut lantaran rasa takut itu membikin mereka nyaman beroperasi,” ujarnya.
Ia berambisi sinergi antara masyarakat dan abdi negara dapat menciptakan kondisi Jawa Barat nan lebih aman, nyaman, dan tenteram serta bebas dari beragam corak kejahatan. (SG)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·