Dedi Mulyadi Ingin Partai Politik Turut Mengawal Pembangunan Jawa Barat

1 jam yang lalu 2
Dedi Mulyadi Ingin Partai Politik Turut Mengawal Pembangunan Jawa Barat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.(dok.Diskominfo Jabar)

GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi berambisi kemitraan pemerintah provinsi dengan partai politik terus diperkuat untuk bersama-sama mengawal agenda pembangunan di Jawa Barat.

Dedi di Bandung, Selasa (25/8), mengatakan kemitraan tersebut terutama diperlukan dengan partai politik nan mempunyai keterwakilan di DPRD Jawa Barat dan selama ini telah menjalin komunikasi dengan pemerintah provinsi.

"Harapan bisa berbareng menuntaskan konsepsi dan teknokrasi pembangunan di Jawa Barat. Selama ini komunikasi dengan ketua partai, DPD, fraksi, dan kami juga memandang dinamika di DPRD juga baik," katanya.

Dedi menyampaikan perihal tersebut saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI Partai Demokrat Jawa Barat di Kota Bandung, Senin (24/8) malam. Dalam Musda tersebut, Anton Sukartono Suratto ditetapkan secara aklamasi sebagai calon Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat setelah menjadi calon tunggal dengan support 27 majelis ketua bagian (DPC).

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Herman Khaeron mengatakan Musda digelar lebih sigap dari agenda semula saat kepengurusan melangkah empat tahun empat bulan untuk mempercepat penataan organisasi partai di Jawa Barat.

"Musda ke-VI Partai Demokrat Jawa Barat ini melalui Musdalub, lantaran kepengurusan baru 4 tahun 4 bulan. Tapi penyelenggaraan Musda berasas AD/ART, kewenangannya berada di Ketua Umum," katanya.

Menurut Herman, penyesuaian agenda Musda merupakan kewenangan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) partai.

Ia mengatakan hingga pemisah waktu pendaftaran hanya terdapat satu calon Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat periode 2026–2031 nan memenuhi persyaratan, ialah Anton Sukartono Suratto.

Anton mendapatkan support dari 27 DPC dan satu organisasi sayap Partai Demokrat. "Sampai pemisah pendaftaran hanya ada satu calon nan dapat support 27 DPC serta satu organisasi sayap. Karena hanya calon tunggal, penyelenggaraan musda melangkah lebih sigap dan Anton ditetapkan secara aklamasi untuk selanjutnya diusulkan ke ketua umum," ujarnya.

Herman mengatakan Musda juga menjadi forum untuk mengevaluasi kepengurusan serta merumuskan langkah strategis Partai Demokrat di Jawa Barat. Ia meminta kader Demokrat mendekatkan diri kepada masyarakat dan mendengarkan aspirasi mereka.

"Masyarakat Jawa Barat itu memilih dengan hati. Jadi kami ingatkan kader di Jawa Barat kudu dekat dengan rakyat. Seperti KDM, dekat dengan rakyat, maka tiru beliau agar Demokrat ke depan bisa dicintai," katanya.

Musda tersebut juga dihadiri sejumlah politisi Partai Demokrat, antara lain Dede Yusuf dan Andi Mallarangeng, serta perwakilan sejumlah partai politik. (Ant/P-3)

Selengkapnya