Anggota Komisi IX DPR RI Tutik Kusuma Wardhani di Denpasar.(MI/Arnoldus Dhae)
ANGGOTA Komisi IX DPR RI Tutik Kusuma Wardhani mendorong program Makan Bergizi Gratis (MBG) diperluas ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), khususnya wilayah Indonesia Timur. Perluasan program dinilai krusial untuk mempercepat penanganan stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Tutik mengatakan kebutuhan terhadap program MBG di wilayah Indonesia Timur tetap besar. Karena itu, pemerintah diminta memperbaiki tata kelola agar program tersebut tepat sasaran dan manfaatnya dirasakan masyarakat nan membutuhkan.
“Masalah MBG ini tergantung sekarang ini mau dibawa ke mana. Di wilayah timur saudara-saudara kita membutuhkan,” kata Tutik di Denpasar, Minggu (23/8).
Menurut dia, MBG kudu ditempatkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia. Namun, penyelenggaraan program tersebut tidak boleh mengurangi alokasi anggaran pendidikan nan telah diatur dalam undang-undang.
“Pendidikan sesuai dengan undang-undang tetap 20 persen. Itu tidak boleh diganggu gugat. Jadi, MBG kelak disisir dari anggaran nan lain,” ujarnya.
Tutik juga menyampaikan keprihatinannya atas gempa bumi nan melanda Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia berambisi masyarakat terdampak tetap kuat menghadapi musibah dan mendapat perlindungan selama masa penanganan.
“Semoga mereka sabar menghadapi semua ini dan kuat menghadapi, dan Tuhan melindungi,” katanya.
PENGANGGURAN LULUSAN SMK
Selain MBG, Tutik menyoroti persoalan pengangguran pada lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK). Ia mendorong generasi muda memanfaatkan program training dan magang nan disiapkan Kementerian Ketenagakerjaan, termasuk Magang Hub.
Menurut Tutik, program tersebut dapat memberikan pengalaman kerja bagi generasi muda sekaligus menyesuaikan keahlian dengan kebutuhan industri di daerah. Di Bali, kesempatan magang dapat diarahkan ke sektor pariwisata dan industri lain nan memerlukan tenaga kerja.
“Saya harapkan generasi muda kudu mengerti IT. Jadi bukalah Google itu di HP kalian. Di situ banyak info tentang Magang Hub dari Kementerian Tenaga Kerja,” ujarnya.
Ia juga meminta generasi muda menggunakan teknologi secara lebih produktif untuk mencari info pendidikan, pelatihan, dan kesempatan kerja. “Lebih IT-minded lah. Artinya lebih produktif menggunakan HP-nya,” kata Tutik.
Tutik menyampaikan perihal tersebut dalam aktivitas menyambut HUT ke-25 Partai Demokrat nan dirangkaikan dengan seremoni Hari Kemerdekaan RI di Kantor DPD Partai Demokrat Bali. Ia juga membujuk masyarakat menjaga persatuan dan memperkuat kerja sama untuk mendukung pencapaian cita-cita Indonesia menuju 2045. (E-2)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·