Demonstran Terobos Sidang Anggaran, Bentang Spanduk Tolak Perang Iran

1 jam yang lalu 2

Seorang demonstran berdiri dan membentangkan poster menolak perang terhadap Iran saat sidang Komite Alokasi Anggaran Senat dilakukan, Selasa.

Seorang demonstran berdiri dan membentangkan poster menolak perang terhadap Iran saat sidang Komite Alokasi Anggaran Senat mengenai permintaan pendanaan tambahan Presiden AS Donald Trump untuk Departemen Pertahanan, di Washington, D.C., AS, Selasa (21/7/2026),

Seorang demonstran berdiri dan membentangkan poster menolak perang terhadap Iran saat sidang Komite Alokasi Anggaran Senat mengenai permintaan pendanaan tambahan Presiden AS Donald Trump untuk Departemen Pertahanan, di Washington, D.C., AS, Selasa waktu setempat. (REUTERS/Eric Lee)

Seorang demonstran berdiri dan membentangkan poster menolak perang terhadap Iran saat sidang Komite Alokasi Anggaran Senat mengenai permintaan pendanaan tambahan Presiden AS Donald Trump untuk Departemen Pertahanan, di Washington, D.C., AS, Selasa (21/7/2026),

Aksi tersebut dilakukan oleh beberapa orang pengunjuk rasa di tengah pembahasan mengenai permintaan pendanaan tambahan Presiden AS Donald Trump untuk Departemen Pertahanan. (REUTERS/Eric Lee)

Seorang demonstran berdiri dan membentangkan poster menolak perang terhadap Iran saat sidang Komite Alokasi Anggaran Senat mengenai permintaan pendanaan tambahan Presiden AS Donald Trump untuk Departemen Pertahanan, di Washington, D.C., AS, Selasa (21/7/2026),

Dalam sidang tersebut Menteri Pertahanan (Menhan) AS Pete Hegseth, Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal John Caine, Menteri Pertanian Brooke Rollins, dan lainnya memberikan kesaksian di hadapan Komite Anggaran Senat mengenai "Permintaan Pendanaan Tambahan Presiden pada 24 Juni 2026". (REUTERS/Eric Lee)

Seorang demonstran berdiri dan membentangkan poster menolak perang terhadap Iran saat sidang Komite Alokasi Anggaran Senat mengenai permintaan pendanaan tambahan Presiden AS Donald Trump untuk Departemen Pertahanan, di Washington, D.C., AS, Selasa (21/7/2026),

Pada menit-menit pertama pidato pembukaan Hegseth, para pengunjuk rasa meneriakkan gimana AS "membom anak-anak kami di Iran", menambahkan bahwa dia "berlumuran darah". (REUTERS/Eric Lee)

Seorang demonstran berdiri dan membentangkan poster menolak perang terhadap Iran saat sidang Komite Alokasi Anggaran Senat mengenai permintaan pendanaan tambahan Presiden AS Donald Trump untuk Departemen Pertahanan, di Washington, D.C., AS, Selasa (21/7/2026), (REUTERS/Eric Lee)

Mengutip Reuters, Rabu (22/7/2026), secara keseluruhan, ribuan orang telah tewas dalam bentrok tersebut, terutama di Iran dan Lebanon, di mana perang antara Israel dan golongan militan Hizbullah nan berkawan dengan Iran kembali berkobar. (REUTERS/Eric Lee)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Selengkapnya