Detik-Detik AS Hancurkan Jenbatan Iran, Perang Menggila hingga Teluk

4 hari yang lalu 8

Media Iran melaporkan bahwa lima jembatan terkena serangan terbaru AS dan tujuh orang dilaporkan tewas.

Kondisi jembatan nan rusak akibat serangan AS, di Bandar Khamir, provinsi Hormozgan, Iran, Jumat (17/7/2026). (Social Media/via REUTERS)

Kondisi jembatan nan rusak akibat serangan udara AS, di kota pelabuhan Bandar Khamir, Iran selatan, Jumat (17/7/2026). (Social Media/via REUTERS)

Kondisi jembatan nan rusak akibat serangan AS, di Bandar Khamir, provinsi Hormozgan, Iran, Jumat (17/7/2026). (Social Media/via REUTERS)

Media Iran melaporkan bahwa lima jembatan terkena serangan terbaru AS, serta stasiun kereta api di pesisir Bandar Khamir dan Bandara Iranshahr di Iran tenggara. (Social Media/via REUTERS)

Kondisi jembatan nan rusak akibat serangan AS, di Bandar Khamir, provinsi Hormozgan, Iran, Jumat (17/7/2026). (Social Media/via REUTERS)

Tujuh orang tewas dalam serangan AS terhadap jembatan di Bandar Khamir, lapor instansi buletin negara IRNA dikutip dari Reuters. (Social Media/via REUTERS)

Suasana saat terjadi serangan pada jembatan oleh AS, di Bandar Khamir, provinsi Hormozgan, Iran, Jumat (17/7/2026). (Social Media/via REUTERS)

Nampak salah jembatan rusak parah dan terbakar setelah militer AS mengatakan telah menyelesaikan gelombang serangan terbarunya. (Social Media/via REUTERS)

Suasana saat terjadi serangan pada jembatan oleh AS, di Bandar Khamir, provinsi Hormozgan, Iran, Jumat (17/7/2026). (Social Media/via REUTERS)

Militer AS mengatakan serangan tersebut dilakukan atas pengarahan Presiden Donald Trump dan menandai malam keenam berturut-turut serangan Amerika. (Social Media/via REUTERS)

Suasana saat terjadi serangan pada jembatan oleh AS, di Bandar Khamir, provinsi Hormozgan, Iran, Jumat (17/7/2026). (Social Media/via REUTERS)

Sementara Iran mengatakan telah melancarkan serangan baru terhadap akomodasi AS di Timur Tengah, termasuk serangan langsung pertama di Suriah sebagai jawaban terhadap AS. (Social Media/via REUTERS)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Selengkapnya