Detik-Detik Mencekam AS Serang Jantung Pertahanan Milter Iran

1 jam yang lalu 3

Militer AS mengatakan bahwa mereka telah menyelesaikan serangan terbaru mereka terhadap Iran atas pengarahan Presiden Donald Trump.

Militer AS mengatakan pada hari Rabu (22 Juli) bahwa mereka telah menyelesaikan serangan terbaru mereka terhadap Iran atas pengarahan Presiden Donald Trump, untuk malam ke-12 berturut-turut serangan Amerika. (via REUTERS/U.S. Central Command)

Puing-puing dan asap berserakan, di letak nan tidak diketahui, selama apa nan dikatakan Komando Pusat AS (CENTCOM) sebagai serangan terhadap Iran, dari gambar yag dirilis pada Rabu (22/7/2026). (via REUTERS/U.S. Central Command)

Militer AS mengatakan pada hari Rabu (22 Juli) bahwa mereka telah menyelesaikan serangan terbaru mereka terhadap Iran atas pengarahan Presiden Donald Trump, untuk malam ke-12 berturut-turut serangan Amerika. (via REUTERS/U.S. Central Command)

Militer AS mengatakan bahwa mereka telah menyelesaikan serangan terbaru mereka terhadap Iran atas pengarahan Presiden Donald Trump, untuk malam ke-12 berturut-turut serangan AS. (via REUTERS/U.S. Central Command)

Militer AS mengatakan pada hari Rabu (22 Juli) bahwa mereka telah menyelesaikan serangan terbaru mereka terhadap Iran atas pengarahan Presiden Donald Trump, untuk malam ke-12 berturut-turut serangan Amerika. (via REUTERS/U.S. Central Command)

"Pasukan AS menyerang sasaran militer Iran termasuk keahlian maritim, akomodasi penyimpanan rudal dan drone, situs pengawasan pantai, dan aset pertahanan udara," kata CENTCOM dalam sebuah pernyataan dikutip dari Reuters. (via REUTERS/U.S. Central Command)

Militer AS mengatakan pada hari Rabu (22 Juli) bahwa mereka telah menyelesaikan serangan terbaru mereka terhadap Iran atas pengarahan Presiden Donald Trump, untuk malam ke-12 berturut-turut serangan Amerika. (via REUTERS/U.S. Central Command)

Perang Iran dimulai ketika AS dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari dan Iran membalas dengan serangannya sendiri terhadap Israel dan negara-negara Teluk nan menjadi tuan rumah pangkalan AS. (via REUTERS/U.S. Central Command)

Militer AS mengatakan pada hari Rabu (22 Juli) bahwa mereka telah menyelesaikan serangan terbaru mereka terhadap Iran atas pengarahan Presiden Donald Trump, untuk malam ke-12 berturut-turut serangan Amerika. (via REUTERS/U.S. Central Command)

Dalam 12 hari serangan berturut-turut sejak gencatan senjata Juni gagal, serangan Amerika telah meluas dari selatan ke wilayah barat dan tengah Iran. Komando Pusat militer AS mengatakan bakal terus "lebih jauh melemahkan" keahlian Iran untuk menakut-nakuti lampau lintas kapal. (via REUTERS/U.S. Central Command)

Militer AS mengatakan pada hari Rabu (22 Juli) bahwa mereka telah menyelesaikan serangan terbaru mereka terhadap Iran atas pengarahan Presiden Donald Trump, untuk malam ke-12 berturut-turut serangan Amerika. (via REUTERS/U.S. Central Command)

Laporan media Iran menyebut bahwa AS dua kali menyerang sasaran militer di Bushehr pada hari Kamis, dekat satu-satunya reaktor nuklir komersial nan beraksi di negara itu, menandai tiga serangan di sana dalam dua hari. (via REUTERS/U.S. Central Command)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Selengkapnya