Penderita glukosuria tidak perlu menghindari buah. Simak panduannya.(Dok. Magnific)
RASA manis dari buah sering kali dianggap sebagai ancaman bagi penderita diabetes. Namun, American Diabetes Association (ADA) menegaskan bahwa buah tetap kondusif dan krusial dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat, asalkan memperhatikan corak penyajian dan ukuran porsinya.
Manfaat Nutrisi dan Serat
Buah mengandung gula alami nan disertai dengan vitamin, mineral, antioksidan, dan serat. Kandungan serat ini sangat krusial lantaran membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam darah, memberikan rasa kenyang lebih lama, serta menurunkan akibat penyakit jantung nan sering menjadi komplikasi diabetes.
Panduan Ukuran Porsi
Kunci utama mengonsumsi buah bagi penyandang glukosuria adalah mengontrol asupan karbohidrat. Menurut ADA, satu porsi buah nan mengandung sekitar 15 gram karbohidrat setara dengan:
- Satu buah mini seukuran bola tenis (seperti apel alias pir).
- Satu cangkir buah beri alias potongan melon.
- Sekitar 15 butir anggur alias ceri.
- Setengah buah pisang.
- Dua sendok makan buah kering (porsi lebih mini lantaran gula lebih pekat).
Pilih Buah Utuh daripada Olahan
ADA sangat merekomendasikan konsumsi buah utuh, baik segar maupun kaku tanpa tambahan gula. Buah kalengan tetap diperbolehkan selama dikemas dalam air, bukan sirup kental. Sebaliknya, saribuah buah dan buah kering kudu dibatasi lantaran mempunyai kandungan serat nan lebih rendah dan konsentrasi gula nan lebih tinggi.
Jenis Buah nan Dianjurkan
Beberapa pilihan buah kaya serat nan sangat baik untuk penderita glukosuria meliputi apel, pir, stroberi, blueberry, jeruk, kiwi, dan alpukat. Buah dengan kandungan karbohidrat lebih tinggi seperti mangga, nanas, dan semangka tetap boleh dikonsumsi, namun dengan pengawasan porsi nan lebih ketat.
Tips Tambahan: Padukan buah dengan sumber protein alias lemak sehat, seperti apel dengan selai kacang alias beri dengan yoghurt tanpa gula. Kombinasi ini efektif memperlambat pencernaan dan menjaga stabilitas gula darah.
Kesimpulannya, mengelola glukosuria bukan berfaedah menghilangkan buah dari menu harian. Dengan memilih jenis nan tepat dan menjaga porsi, faedah nutrisi buah tetap dapat dinikmati tanpa mengganggu kendali gula darah. (American Diabetes Association (ADA)/Z-10)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·