Diduga Epilepsi Kambuh, Perempuan Tewas Tertabrak Truk di Pantura

1 jam yang lalu 3
Diduga Epilepsi Kambuh, Perempuan Tewas Tertabrak Truk di Pantura Petugas Satuan Lalulintas Polresta Batang menunjukkan letak kejadian seorang wanita difuga menderita epilepsi tertabrak truk Selasa (4/8) pagi.(MI/Akhmad Safuan)

SEORANG wanita berjulukan Azkiyah Mutiara, 46, ditemukan tewas mengenaskan setelah tertabrak truk di Jalan Raya Pantura, tepatnya di Desa Sengon, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Selasa (4/8) pagi. Korban diduga mengalami serangan epilepsi saat hendak menyeberang jalan hingga tergeletak di badan jalan sebelum kejadian terjadi.

Berdasarkan pantauan di letak pada Selasa pagi, peristiwa itut sempat menghebohkan penduduk setempat. Korban ditemukan bersimbah darah dengan luka parah di bagian kepala dan badan akibat hantaman kendaraan berat nan melintas dari arah barat (Pekalongan) menuju timur (Semarang).

Muslimin, salah seorang penduduk setempat, mengaku terkejut saat menemukan korban sudah tergeletak di tengah jalan sekitar pukul 04.30 WIB. "Kami kaget ketika hari tetap pagi mendapati ada orang tergeletak di tengah jalan dalam kondisi terluka parah," ujarnya.

Warga lain, Aisyah, menambahkan bahwa petugas kepolisian segera tiba di letak untuk mengevakuasi korban. "Tampaknya sudah meninggal bumi saat diangkut polisi, lantaran tidak terlihat bergerak dan luka di tubuhnya, terutama bagian kepala, cukup parah," kata Aisyah.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Batang, Ajun Komisaris Eka Hendra Ardiansyah, mengonfirmasi identitas korban sebagai penduduk Desa Clapar, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang. Berdasarkan penyelidikan sementara, kuat dugaan penyakit epilepsi korban kambuh saat dia sedang menyeberang jalan.

"Dugaan kuat korban saat hendak menyeberang jalan Pantura tersebut tiba-tiba kambuh epilepsinya hingga tergeletak di jalan," jelas Eka Hendra Ardiansyah.

Nahas, pada saat nan nyaris bersamaan, truk melintas dan menabrak korban. Bukannya berakhir untuk memberikan pertolongan, pengemudi truk tersebut justru memacu kendaraannya dan melarikan diri ke arah timur.

Saat ini, pihak kepolisian tetap melakukan pengejaran terhadap truk dan pengemudi nan terlibat dalam kecelakaan tabrak lari tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat nan mempunyai info mengenai kendaraan tersebut untuk segera melapor.

"Kami tetap memburu truk nan menabrak korban hingga tewas tersebut. Kepada penduduk nan memandang keberadaan truk tersebut, diminta informasinya," tegas Kasatlantas.

Jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Limpung, Batang. Selain memburu pelaku, Satlantas Polresta Batang terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap kronologi pasti serta mengidentifikasi kendaraan nan terlibat melalui keterangan saksi dan bukti-bukti di lapangan. (I-3)

Selengkapnya