Ilustrasi(Dok Istimewa)
AJANG lari Pancasakti Run 2026 sukses diselenggarakan sebagai upaya membujuk masyarakat bergerak aktif sekaligus menjadi simbol semangat hidup sehat, kolaborasi, dan pertumbuhan.
Mengusung tema “The Journey to Going Public Begins”, aktivitas nan berjalan di QBIG BSD City, Tangerang, Minggu (19/7), tersebut sukses menghadirkan sekitar 5.000 pelari dari beragam kalangan.
Para peserta nan terdiri atas pemula, organisasi lari, hingga atlet nasional dan internasional berkompetisi di kategori 5,5K, 10K, dan Half Marathon.
Politisi nasional sekaligus mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), turut memeriahkan aktivitas dengan menjadi peserta di kategori 5K.
Sebagai bintang tamu, Ahok menilai tren olahraga lari di tanah air mengalami perkembangan pesat pascapandemi Covid-19.
Ia memandang saat ini semakin banyak generasi muda nan mempunyai kesadaran tinggi untuk menjaga kesehatan dengan berolahraga secara rutin.
“Saya kira kita berterima kasih ya, setelah peristiwa Covid, anak-anak muda sekarang itu lebih mengerti olahraga. Dulu orang jarang bangun pagi-pagi, sekarang kita bisa perhatikan anak-anak muda sudah terbiasa bangun pagi untuk lari,” ujar Ahok.
Ia menambahkan, Pancasakti Run 2026 menjadi bukti nyata bahwa olahraga tidak lagi sekadar aktivitas menjaga kebugaran tubuh, melainkan telah berevolusi menjadi ruang untuk membangun komunitas, mempererat kebersamaan, serta mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat.
Melalui antusiasme ribuan peserta dan support dari beragam pihak, arena ini diharapkan terus menginspirasi masyarakat Indonesia untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari rutinitas harian.
Ahok juga berambisi bakal semakin banyak korporasi nan menginisiasi aktivitas serupa sembari berseloroh bahwa dirinya tetap kuat menempuh jarak 5K.
“Mudah-mudahan semakin banyak perusahaan seperti Pancasakti nan menggelar event olahraga seperti ini,” tambah Ahok.
Melalui perhelatan ini, Pancasakti Group berkomitmen membujuk masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari style hidup sekaligus membangun semangat kebersamaan lewat aktivitas positif.
CEO Pancasakti Group, Suwandy Tasmady, menjelaskan bahwa Pancasakti Run 2026 merupakan bentuk nyata support perusahaan terhadap budaya hidup sehat, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju penawaran saham perdana (IPO) alias Go Public Pancasakti nan ditargetkan pada 2029.
Secara perincian, total 5.000 peserta nan berperan-serta terbagi atas 2.500 pelari di nomor 5K, 1.500 pelari di nomor 10K, dan 1.000 pelari di nomor Half Marathon. Rute untuk kategori Half Marathon nan diperlombakan dalam arena ini juga telah mendapatkan pengakuan resmi dari federasi atletik internasional.
Selain memperebutkan total bingkisan ratusan juta rupiah dan beragam bingkisan menarik (doorprize), arena itu juga menyediakan daya tarik unik berupa tiga tiket undian menuju Sydney Marathon 2027 bagi peserta kategori Half Marathon nan sukses memenuhi kriteria catatan waktu tertentu.
“Kita juga menyediakan tiga tiket kepada pelari nan bisa bisa menyelesaikan lomba half marathon di bawah waktu dua jam 30 menit untuk berkesempatan mengikuti Syedney Marathon 2027, kelak bakal diundi. Pemenang bakal kita tanggung semua biayanya untuk tampil di Syedney Marathon,” jelas Suwandy.(H-2)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·