TURUN DRASTIS: Debit air di Daerah Irigasi di Desa Sukarama Kecamatan Bojongpicung turun drastis berbarengan musim tandus panjang.(MI/Benny Bastiandi)
DEBIT air di Daerah Irigasi (DI) Cihea di Desa Sukarama, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, berada di bawah periode pemisah normal. Saat ini debitnya turun drastis mencapai 3.400 liter per detik dari debit normal 7 ribu liter per detik.
Juru Pengairan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum Dinas Sumber Daya Air Jawa Barat, Ervin Kristian, mengatakan menurun drastisnya debit air akibat terjadinya hari tanpa hujan alias tandus sejak beberapa bulan terakhir. Penurunan debit air terjadi secara berangsur nan puncaknya sekitar dua pekan terakhir.
"Debit air saat ini memang turun drastis. Sudah di bawah periode pemisah normal," kata Ervin, Rabu (22/7).
Pasokan air DI Cihea mengairi lahan pertanian seluas nyaris 5.484 hektare. Cakupannya meliputi Kecamatan Bojongpicung, Haurwangi, dan Ciranjang.
"Sebetulnya jika memandang pasokan debit air tetap cukup aman. Hanya, ada beberapa wilayah rawan, salah satunya di desa nan berada di ujung alias hilir di Kecamatan Ciranjang," ucapnya.
Ervin menuturkan, dengan kondisi sekaranf, pihaknya kudu melakukan beragam upaya agar lahan pertanian, khususnya sawah, bisa terairi. Sejauh ini, kata Ervin, pihaknya melakukan upaya gilir giring air sesuai agenda nan disepakati semua pihak.
"Upaya lainnya dilakukan dengan menertibkan penyedotan air di wilayah hulu. Ini bakal berakibat terhadap pasokan air di wilayah hilir. Bagaimana kita mau memasok air ke wilayah hilir jika di hulunya sendiri sudah banyak nan menyedot. Ini nan sedang kami tertibkan," imbuhnya.
Upaya gilir giring air dilakukan setiap dua hari sekali. Namun, dari hasil kesepakatan, setiap Jumat tidak dilakukan gilir giring.
"Hasil kesepakatan terbaru, jika untuk Jumat itu dibebaskan. Tidak ada gilir giring," tutur Ervin.
Ervin tak bisa memprediksi sampai kapan upaya gilir giring bakal dilaksanakan. Biasanya upaya itu selesai seiring debit air kembali normal.
"Di lapangan kami tetap mengawasi dengan melibatkan P3A Mitra Cai, Gapoktan, dan komponen lainnya," pungkasnya. (BB/E-4)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·