Relawan PMI Kota Sukabumi mengedukasi masyarakat di Kelurahan/Kecamatan Lembursitu agar bijak menggunakan air bersih di tengah tandus panjang akhir-akhir ini.(MI/BENNY BASTIANDY)
PALANG Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi, Jawa Barat, intensif mendistristribusikan support air bersih menyusul meningkatnya permintaan pada musim tandus panjang. Selain menyalurkan bantuan, PMI juga mengedukasi masyarakat agar bijak menggunakan air bersih.
Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kota Sukabumi, HR Imran Wardhani, menyebut edukasi kepada masyarakat merupakan bagian krusial dari upaya penanganan akibat kekeringan. Sebab, tandus panjang tidak hanya menyebabkan krisis air bersih, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan andaikan masyarakat tidak mengetahui langkah mengelola air dengan baik.
"Karena itu, selain memberikan jasa kemanusiaan, PMI juga terus mengedukasi masyarakat agar menggunakan air secara hemat, menjaga kebersihan lingkungan, dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat," jelasnya, Senin (27/7).
Dampak krisis air bersih meningkatkan akibat munculnya beragam penyakit akibat menurunnya kualitas sanitasi. Edukasi kepada masyarakat merupakan bagian aktivitas promosi kebersihan.
Di Kelurahan/Kecamatan Lembursitu belum lama ini, para relawan PMI menggunakan media edukasi bergambar saat memberikan edukasi dan kampaye secara langsung kepada penduduk mengenai pentingnya menghemat penggunaan air, menjaga kebersihan lingkungan, mencuci tangan dengan benar, serta menyimpan air dalam wadah nan bersih dan tertutup agar tetap kondusif digunakan. Mereka juga diberikan kesempatan berbincang mengenai cara-cara sederhana mengelola persediaan air di rumah selama musim kemarau.
Imran menuturkan, permintaan support penanganan akibat kekeringan terus meningkat dari sejumlah wilayah di Kota Sukabumi. PMI berbareng Perumda Air Minum Tirta Bumi Wibawa Kota Sukabumi, BPBD Kota Sukabumi, serta pemerintah setempat terus memperkuat kerjasama agar penanganan tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan air, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat menjaga kesehatan.
"Perubahan perilaku masyarakat merupakan investasi jangka panjang menghadapi musibah kekeringan," tandasnya.








English (US) ·
Indonesian (ID) ·