Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia terbuka bagi siapa pun nan mau datang dan berinvestasi. Namun, di saat nan sama, dia mengingatkan pentingnya membangun kemandirian industri nasional agar Indonesia tidak terus berjuntai pada produk buatan luar negeri.
"Kita bersahabat, mau datang ke Indonesia monggo, dan banyak orang asing senang ke Indonesia. Kita ini bangsa nan ramah, tapi kita mau jadi bangsa nan bangkit saudara-saudara. Kita bakal punya motor buatan anak-anak Indonesia, kita bakal punya mobil buatan anak-anak Indonesia," kata Prabowo saat menghadiri aktivitas Panen Raya Dalam Rangka TNI Mendukung Ketahanan Nasional di Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026) sore.
Prabowo kemudian mengisahkan pengalamannya saat tetap menjabat Menteri Pertahanan. Saat itu, dia dihadapkan pada pilihan menggunakan kendaraan taktis impor nan lebih murah alias produk dalam negeri nan harganya lebih tinggi lantaran industrinya tetap dalam tahap awal pengembangan.
"Waktu saya Menteri Pertahanan disodorkan, 'Pak ini jeep bagus, murah, buatan asing. Ini buatan Indonesia tapi mahal, Pak, lantaran kita baru mulai'. Kalau saya pilih nan murah ini, kapan Indonesia punya jeep sendiri? Saya pilih agak mahal tapi buatan anak Indonesia sendiri, ialah Maung nan dipakai perwira kita itu," ujarnya.
Menurut Prabowo, penggunaan kendaraan buatan dalam negeri sekarang semakin meluas di lingkungan TNI. Ia mengaku bangga memandang kendaraan Maung mulai digunakan di beragam satuan, sementara prajurit di lapangan juga mulai dibekali sepeda motor listrik produksi nasional.
"Danramil sudah pakai jeep juga, gagah itu. Memang enggak bisa semua serentak. Babinsa sudah mulai dapat motor-motor listrik. Jadi sekarang jika saya lihat di kota ada jeep-jeep itu, saya bangga juga. Waduh, TNI sekarang pakai jeep sendiri," katanya.
(fys/dce)
Addsource on Google

4 hari yang lalu
13







English (US) ·
Indonesian (ID) ·